Pemotor Wanita yang Lawan Arus dan Aniaya Polisi, Tersangka

- Jumat, 1 Juli 2022 | 22:00 WIB
Pemotor wanita yang lawan arus dan aniaya polisi ditetapkan jadi tersangka. (SMSolo/PMJnews)
Pemotor wanita yang lawan arus dan aniaya polisi ditetapkan jadi tersangka. (SMSolo/PMJnews)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - HRF (23) pemotor wanita yang menganiaya polisi saat ditegur karena melawan arus, ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.

"HRF sudah ditetapkan jadi tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.

Baca Juga: Tak Terima Ditegur Polisi Saat Melawan Arus, Seorang Wanita di Jakarta Tabrak Polisi

Atas tindakan penganiayaan dan melawan petugas, HRF akan dikenakan dengan Pasal 212 dan atau Pasal 213 KUHP.

Sebelumnya, seorang polisi berinisial RM menjadi korban penganiayaan mahasiswi berinisial HRF (23) yang melanggar lalu lintas di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (30/6/2022) pagi.

Baca Juga: Puluhan Warga Grogol Tuntut Izin Holywings Dicabut dan Ditutup

HFR selain melakukan pemukulan, dia juga menggigit pergelangan tangan kanan dan sela jari petugas hingga berdarah. Pelaku juga sempat berusaha merebut senjata api petugas, namun tidak berhasil.

“Setelah itu pelaku masih memberikan perlawanan dengan menendang paha kiri petugas, selanjutnya pelaku berusaha merebut senjata dinas petugas namun tidak berhasil,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi. **

sumber: PMJNews

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Surat Pemecetan Ferdy Sambo Diteken Presiden Jokowi

Jumat, 30 September 2022 | 14:43 WIB

Mengenang Sejarah Kelam 30 September 1965 atau G30S PKI

Jumat, 30 September 2022 | 06:15 WIB

Ferdy Sambo Cs Segera Disidang, Fadil: Sudah Terjadwal

Rabu, 28 September 2022 | 19:09 WIB

Duh Gusti, Bisa-bisanya Siswa SD Memperkosa Anak 7 Tahun

Selasa, 27 September 2022 | 21:09 WIB
X