Mahfud MD Mengaku Pernah Ditodong ACT Usai Khutbah Jum'at

- Selasa, 5 Juli 2022 | 20:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku pernah ditodong ACT. (Lucky indrawan)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku pernah ditodong ACT. (Lucky indrawan)

suaramerdeka-solo.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjadi perbincangan terkait dengan dugaan penyelewengan dana masyarakat untuk bantuan kemanusiaan.

Saat ini Bareskrim tengah menyelidiki kasus tersebut. Terkait dengan ACT, Menko Polhukam Mahfud MD mengaku pernah ditodong oleh ACT beberapa waktu lalu.

"Pada 2016-2017 saya pernah memberi endorsment pada kegiatan ACT karena pengabdian bagi kemanusiaan di Palestina, korban ISIS di Syiria, dan bencana alam di Papua.

Baca Juga: Waspada, Muncul Lagi Lima Kasus Covid-19 di Boyolali

Tapi jika ternyata dana dana yang dihimpun itu diselewengkan maka ACT bukan hanya harus dikutuk tapi juga harus diproses secara hukum pidana," cuit Mahfud di akun twitternya @mohmahfudmd.

Bahkan Mahfud mengaku pernah ditodong oleh lembaga tersebut.

"Saat meminta endorsement pihak ACT tiba-tiba datang ke kantor saya dan pernah menodong ketika saya baru selesai memberi khutbah jumat di sebuah masjid raya di Sumatera.

Baca Juga: Jembatan Mojo Solo Diperbaiki, Simpang Baturono dan Bekonang Jadi Titik Pengalihan Arus Kendaraan

Mereka menerangkan tujuan mulia bagi kemanusiaan. Saya sudah meminta PATK untuk membantu Polri dalam mengusut ini," imbuh Mahfud.

Terkait kasus ini PPATK mengendus adanya indikasi dugaan penyelewengan penggalangan dana dari para donatur lembaga pengelola dana masyarakat untuk kegiatan kemanusiaan. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:35 WIB
X