BRI Tegaskan Aplikasi BRI Tidak Jebol, Social Engineering Merugikan Nasabah

- Kamis, 7 Juli 2022 | 11:37 WIB
Akun twitter resmi milik BRi yang bisa digunakan untuk komunikasi dan diakses masyarakat aau nasabah. (SMSolo/dok)
Akun twitter resmi milik BRi yang bisa digunakan untuk komunikasi dan diakses masyarakat aau nasabah. (SMSolo/dok)

suaramerdeka-solo.com - BRI memastikan bahwa aplikasi yang digunakan tidak jebol dan sudah menindaklanjuti aduan nasabah.

Pemimpin Cabang BRI Denpasar Gajah Mada Triyoga Agung Wibowo memastikan bahwa pemberitaan mengenai aplikasi Bank BRI diduga jebol, tidak benar.

"Terkait dengan adanya pemberitaan yang berjudul "Ngeri, Aplikasi Bank BRI diduga Jebol, Uang Nasabah Dikuras" tersebut, itu tidak benar," tegas Triyoga.

Baca Juga: Gedung A FKIP UNS Surakarta Terbakar, Ujian PPG Sesi 1 Ditunda

Menurut Triyoga, hal tersebut dipastikan tidak benar dan BRI telah menerima serta menindaklanjuti pengaduan nasabah, dengan melakukan investigasi atas pengaduan dimaksud.

"Yang bersangkutan merupakan korban tindak kejahatan Social Engineering, yang disebabkan nasabah memberikan data transaksi perbankan (password) yang bersifat pribadi dan rahasia sehingga transaksi Internet Banking (IB) dapat berjalan sukses,' jelasnya.

Baca Juga: Milenial Dominasi Investasi di Pasar Modal, Investor BBRI Terbanyak

Karena itu, BRI mengimbau nasabah, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, rutin melakukan penggantian PIN kartu ATM dan juga menjaga kerahasiaan data nasabah.

Seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP transaksi, dsb. kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI.

"BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan," tandasnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:35 WIB
X