Polisi Menggeledah dan Menyita Kasur Pondok Pesantren di Depok. Ada Apa?

- Sabtu, 9 Juli 2022 | 09:53 WIB
Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. (SMSolo/pixabay)
Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. (SMSolo/pixabay)

DEPOK, suaramerdeka-solo.com – Polisi menggeledah Pondok Pesantren Riyadhul Jannah di Depok. Mereka juga menyita kasur dari pondok pesantren tersebut. Ada apa?

Lagi-lagi kasus pencabulan santriwati terjadi di lingkungan pondok pesantren. Atas perkara itu pula, Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggeledah Pesantren Riyadhul Jannah.

Langkah itu sebagai tindak lanjut kasus pencabulan tiga ustad terhadap sejumlah santriwati di Pondok Pesantren Riyadhul Jannah di Depok.

Baca Juga: Terancam 12 Tahun Penjara, Mas Bechi Anak Kiai dari Ponpes Shiddiqiyyah Dijerat Pasal Berlapis

Penggeledahan tersebut terkait kasus pencabulan tiga ustadz terhadap sejumlah santriwati, setelah kepolisian setempat melakukan gelar perkara dan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Iya benar kita melakukan penggeledahan, pengambilan alat bukti sesuai dengan petunjuk gelar perkara dan hasil koordinasi dengan JPU," kata Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian, Jumat (8/7/2022), dilansir dari PMJNews.

Sejumlah barang bukti disita polisi pada penggeledahan Pesantren Riyadhul Jannah. Jerry belum memerinci jumlah dan jenis barang apa saja yang disita.

Baca Juga: Mas Bechi Dijebloskan ke Ruang Isolasi Rutan Medaeng

Namun salah satu barang bukti yang turut diangkut polisi adalah kasus yang diduga digunakan pelaku untuk mencabuli santriwati.

"Itu tempat atau kasur yang digunakan untuk melakukan pembuatan itu (pencabulan). Jadi kasur yang digunakan untuk menyetubuhi anak-anak di ponpes itu," ujar Jerry.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:35 WIB

Pospenas IX 2022 Solo Ditutup dengan Bersholawat

Sabtu, 26 November 2022 | 17:45 WIB
X