MUI Dorong Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Serahkan Sepenuhnya Kasus Mas Bechi ke Aparat Hukum

- Sabtu, 9 Juli 2022 | 17:13 WIB
Polisi memagar betis gerbang Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang  (SMSolo/PR)
Polisi memagar betis gerbang Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang (SMSolo/PR)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong jajaran pengurus Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang, untuk sepenuhnya menyerahkan kasus Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi kepada aparat penegak hukum.

Proses hukum terhadap tersangka yang diduga melakukan pencabulan terhadap sejumlah santriwati di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah itu, menurut Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas, justru bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga Pendidikan di Jombang itu.

Jajaran Pondok Pesantren Shiddiqiyyah juga diminta melakukan pembenahan secara serius terhadap pondok tersebut, setelah Mas Bechi sebagai salah seorang pengurus jutru melakukan kekerasan seksual terhadap beberapa santriwatinya, yang mestinya dia lindungi.

Baca Juga: Jelang Tengah Malam, Tersangka MSAT Dibawa ke Polda Jatim

‘’Pihak pesantren diharapkan melakukan pembenahan-pembenahan yang serius sehingga peristiwa semacam itu tidak terulang kembali,’’ kata Anwar Abbas, dikutip dari Antara, Sabtu (9/7/2022).

Mas Bechi yang juga anak salah seorang pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, dibawa polisi ke Polda Jatim, Kamis (7/7/2022) jelang tengah malam, setelah 15 jam lebih polisi mengepung pondok di daerah Ploso tersebut.

Penjemputan paksa dilakukan, setelah tersangka tidak menghadiri pemanggilan-pemanggilan yang sebelumnya dilayangkan polisi.

Baca Juga: Ini Kronologi Kasus Pencabulan Yang Menjerat Anak Kiai Jombang Hingga Jadi DPO Polda Jatim

Tersangka didakwa pasal 285 KUHP jo pasal 65 KUHP ancaman pidana 12 tahun dan atau pasal 289 KUHP jo pasal 65 KUHP ancaman pidana sembilan tahun dan atau pasal 294 ayat 2 KUHP jo pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana tujuh tahun.

Untuk diketahui, tersangka MSAT pada Oktober 2019, MSAT dilaporkan ke Polres Jombang atas dugaan pencabulan terhadap perempuan di bawah umur asal Jawa Tengah dengan Nomor LP: LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/ RESJBG.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X