Covid Melonjak, Kemenkes Hanya Restui 3 Vaksin untuk Vaksinasi Mandiri

Red
- Kamis, 17 Juni 2021 | 14:18 WIB
lustrasi vaksin Covid-19, pemerintah dan Gotong Royong akan sama. /Pixabay/WiR_Pixs
lustrasi vaksin Covid-19, pemerintah dan Gotong Royong akan sama. /Pixabay/WiR_Pixs

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) memperbarui aturan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

Dalam aturan terbaru ini vaksin Covid-19 merek Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax tetap tidak dapat dipergunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong atau vaksinasi mandiri.

Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 18 Tahun 2021 yang disahkan oleh Menteri Kesehatan pada 28 Mei 2021, menggantikan Peraturan Menteri Kesehatan yang sebelumnya Nomor 10 Tahun 2021.

Baca Juga: Solo Itu Barometer Nasional. Kalau Solo Aman, Negara Aman

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com Juru Bicara Covid-19 dari Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menjelaskan, dalam aturan yang baru, Kemenkes mengizinkan penggunaan jenis vaksin Covid-19 yang dipergunakan dalam Vaksinasi Gotong Royong. Yani, vaksin Sinopharm, sebagai Program Vaksinasi Pemerintah yang gratis.

Hal ini perlu diatur mengingat 500 ribu dosis vaksin Sinopharm yang diperoleh merupakan hibah dari pemerintah Uni Emirat Arab sehingga tidak dapat diperjualbelikan.

"Poin utama dari aturan ini untuk mengatur bahwa pemerintah diperbolehkan menerima vaksin yang sama dengan yang digunakan dalam Vaksinasi Gotong Royong, selama itu merupakan skema hibah atau bantuan secara gratis. Bukan malah sebaliknya,” tutur Nadia.

Hingga saat ini, vaksin yang telah ditetapkan untuk program Vaksinasi Gotong Royong diantaranya adalah Sinopharm, Moderna dan Cansino, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Kemenkes.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Ratusan Check Point Didirikan di Kawasan Zona Merah

"Ada kemungkinan, Indonesia akan menerima hibah dari COVAX Facility dengan merk vaksin yang juga digunakan untuk vaksin Gotong Royong. Indonesia tidak mungkin untuk pilih-pilih jenis vaksin yang dihibahkan secara gratis oleh COVAX karena seluruh dunia masih berebut vaksin," kata Nadia.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

2.136 Siswa Jadi Sasaran Serbuan Vaksinasi Kodim Klaten

Jumat, 10 September 2021 | 20:12 WIB
X