Muncul Cuitan Penolakan Pembebasan Lahan di Wadas, Polda Jateng Imbau Saling Menghormati

- Selasa, 12 Juli 2022 | 14:33 WIB
Warga Wadas mengurus pembebasan lahan untuk proyek bendungan Bener di Purworejo beberapa waktu lalu. (SMSolo/dok)
Warga Wadas mengurus pembebasan lahan untuk proyek bendungan Bener di Purworejo beberapa waktu lalu. (SMSolo/dok)

SEMARANG, suaramerdeka-solo.com - Pro kontra pembangunan bendungan Bener di Purworejo kembali mencuat, sehubungan beberapa pihak yang sejak awal menolak pembangunan proyek strategis nasional itu menyebar cuitan di media sosial.

Di twitter, akun @santri_nahdhiyin mencuitkan narasi tentang penolakan rencana pertambangan batu andesit di Desa Wadas.

Cuitan tersebut menyebutkan, trauma yang dialami warga akan terjadi kembali jika kegiatan inventarisasi dan identifikasi lahan dilakukan pada 12-15 Juli 2022.

Baca Juga: Akhirnya 233 Warga Pemilik Lahan Wadas Terima Ganti Untung. Total Rp 335 Miliar

Masih ada pro dan kontra, meski pemerintah telah melakukan sosialisasi perihal pembebasan lahan untuk kepentingan pembangunan bendungan Bener.

Ratusan warga Wadas menyetujui pembangunan proyek strategis nasional itu dan bersedia apabila lahannya dibebaskan. Di sisi lain, ada pula sejumlah pihak yang menolak.

Terkait dengan warga yang bersedia lahannya dibebaskan, pemerintah menggelontorkan anggaran besar sebagai kompensasi, agar warga dapat menikmati hasil lebih dari sekadar layak.

Baca Juga: Ganti Untung Warga Wadas Dijanjikan Dibayar Seminggu Sebelum Lebaran

Pemerintah mencairkan dana kompensasi bagi warga Wadas dan ratusan warga desa lain sebelum Lebaran tahun 2022. Tercatat warga pemilik 296 bidang tanah telah menerima kompensiasi dari pemerintah dengan total kompensasi mencapai sekitar Rp 335 milyar.

Terkait cuitan akun @santri_nahdhiyin di twitter, Polda Jateng menerangkan, sejauh ini tidak ada permintaan dari BPN maupun pihak lain terkait pengamanan kegiatan tersebut.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X