Empat Komjen dalam Tim Khusus Polisi Tembak Polisi, Lemkapi: Baru dalam Sejarah Polri

- Senin, 18 Juli 2022 | 15:49 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (SMSolo/dok Polri)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (SMSolo/dok Polri)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Empat komisaris jenderal (Komjen) diturunkan dalam tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam mengusut kasus polisi menembak polisi di rumah Kadiv Propram Polri Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022).

Langkah yang diambil untuk menguak tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J itu, dinilai Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), tidak main-main.

"Ini sejarah, Kapolri membentuk tim khusus yang dipimpin Wakapolri. Biasanya kan paling-paling Kabareskrim. Kalau Kabareskrim mah sudah biasa, orang memang kerjaannya. Dan ini kita lihat ada empat komjen ada di sini," kata Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan dilansir dari Tribratanews, Senin (18/7/2022).

Baca Juga: Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Kadiv Propam, Terdapat 7 Luka Tembak di Tubuh Brigadir J

Edi menyebutkan, biasanya kasus pidana yang menjadi sorotan publik, pengungkapannya dipimpin seorang Kabareskrim.

"Kapolri berani membentuk tim khusus yang diketuai Wakapolri. Baru kali ini ada seperti ini, baru kali ini dalam sejarah Polri. Hampir 30 tahun saya mengamati kinerja Polri," tambah Edi.

Dia melihat ada semacam perhatian khusus dari Kapolri mengenai indisen tersebut.

Baca Juga: Keluarga Brigadir J akan Buat Laporan Dugaan Pembunuhan ke Mabes Polri

Sebab, kasus polisi tembak polisi di kediaman Kadiv Propram Polri kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan tersebut, menyedot perhatian masyarakat. Jika tidak dikuak secara tuntas, maka dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Yang perlu dijaga Polri saat ini adalah trust masyarakat. Ada keraguan terhadap Polri, maka Polri harus melakukan sesuatu untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Pengaruh kejadian ini bisa menurunkan citra Polri di mata masyarakat," tandas dia.

Tim khusus yang dipimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono tersebut mulai bekerja untuk menyelidiki kasus polisi tembak polisi.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X