Mas Bechi Jalani Sidang Perdana kasus Dugaan Pencabulan Santriwati

- Selasa, 19 Juli 2022 | 07:22 WIB
MSAT alias Mas Bechi menjalani sidang perdana di PN Surabaya dalam kasus dugaan pencabulan santriwati. (SMSolo/tangkapan layar)
MSAT alias Mas Bechi menjalani sidang perdana di PN Surabaya dalam kasus dugaan pencabulan santriwati. (SMSolo/tangkapan layar)

SURABAYA, suaramerdeka-solo.com –Mochammad Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Senin 18 Juli 2022.

Persidangan kasus pencabulan santriwati yang menjerat putra Pemilik Pondok Pesantren Shiddiqiyyah KH Muhammad Mukhtar Mukhti Ploso Jombang, Jawa Timur itu digelar secara tertutup.

Sidang perdana di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya tersebut berlangsung tertutup dengan agenda pembacaan dakwaan. Mas Bechi didakwa dengan pasal berlapis.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Padi Reborn Bakal Manggung di Wonogiri

"Agendanya dakwaan. Tugas kami sebagai jaksa penuntut umum (JPU) melaksanakan penuntutan,’’ kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim Mia Amiati usai persidangan di PN Surabaya seperti dikutip dari Antara, Selasa, 19 Juli 2022.

Dia menambahkan, terdakwa dijerat dengan pasal berlapis seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya.

Terdakwa dikenakan Pasal 285 KUHP tentang Perkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara, kemudian Pasal 295 KUHP tentang Pencabulan dengan ancaman 9 tahun penjara, dan Pasal 294 ayat 2 kedua dengan ancaman 7 tahun junto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Baca Juga: Kapolri Non Aktifkan Irjen Ferdy Sambo Sebagai Kadiv Propam

"Tidak ada arogansi karena kami ingin menegakkan hukum dengan humanis berdasarkan penyidikan berkas sudah ada. Hormati ketentuan hakim,’’ ujar Mia Amiati.

Dalam kasus itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) ada 11 orang, termasuk Kajati Jatim yang turun langsung di sidang tersebut.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X