Jamaah Haji Asal Pantura Borong Air Zam- zam

- Selasa, 19 Juli 2022 | 17:24 WIB
Jamaah haji membeli lagi air zam- zam setiba di AHD Kecamatan Ngemplak, Boyolali.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Jamaah haji membeli lagi air zam- zam setiba di AHD Kecamatan Ngemplak, Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Oleh-oleh air zam-zam dan kurma menjadi barang wajib yang harus dibawa saat pulang haji.

Meski pemerintah sudah memberikan jatah air zam-zam, tapi tak sedikit jamaah haji masih membeli sendiri air zam-zam.

Apalagi jamaah haji yang berasal dari daerah pantai utara Jawa (Pantura), jatah air zam-zam sebanyak 5 liter dianggap sangat kurang.

Maka, mereka pun memilih untuk memborong air zam- zam tambahan di Asrama Haji Donohudan (AHD).

Baca Juga: Bertambah Satu Lagi, Total Jemaah Haji asal Embarkasi Solo Wafat di Arab Saudi jadi 11

Seperti dilakukan Asmawi, jamaah haji asal Kabupaten Grobogan. Begitu selesai serah terima kedatangan jamaah di gedung Muzdalifah AHD, dia langsung mendatangi penjual air zam- zam di samping gedung tersebut.

“Ini saya membeli air zam-zam sebanyak 30 liter. Juga membeli kurma serta boneka untuk diberikan kepada keponakan-keponakan," katanya, Selasa (19/7/2022).

Menurutnya, jatah air zam-zam dari panitia ibadah haji tidak cukup untuk diberikan kepada tamu-tamu yang berkunjung ke rumahnya.

Baca Juga: Satu Jemaah Haji sal Kolter 8 Kudus, Wafat di Tanah Suci

Sebab, didaerahnya ada tradisi untuk mengunjungi saudara atau tetangga sepulang haji.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X