Diduga Curi ATM, Prajurit TNI AL Tewas Disiksa Senior

- Rabu, 20 Juli 2022 | 07:15 WIB
Ilustrasi seorang anggota TNI AL meninggal diduga dianiaya oleh seniornya di Sorong Papua.  (Pixabay)
Ilustrasi seorang anggota TNI AL meninggal diduga dianiaya oleh seniornya di Sorong Papua. (Pixabay)

SORONG, suaramerdeka-solo.com – Prajurit Dua (Prada) Sandi Darmawan, anggota TNI Angkatan Laut (AL) meninggal dunia diduga akibat disiksa oleh beberapa seniornya.

Prada Sandi Darmawan adalah anggota Kipan C Yonif 11 Brigif 3 Pasmar 3 Sorong, Papua. Pengeroyokan itu terjadi di barak Kompi Yonif 11 Marinir Sorong, 7 Juli 2022 lalu.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono dikutip dari Antara, Selasa 19 Juli 2022, membenarkan peristiwa penganiayaan berujung kematian yang viral di media sosial.

Baca Juga: Laka Maut Cibubur, Netizen Soroti Lampu Merah BCD Cibubur. Petisi Tutup Lampu Merah CBD Menggema

Dalam penjelasannya, peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan para senior kepada juniornya itu terjadi pada Kamis, 7 Juli 2022 di Barak Kompi C Yonif 11 Mar.

Saat itu, korban diduga mencuri ATM milik teman satu angkatan di Barak Kompi C Yonif 11 Marinir, sehingga dianiaya oleh seniornya yang berjumlah 6 orang.

Setelah pengeroyokan dan pemukulan, korban sempat dirawat secara intensif di Barak Kompi C oleh para seniornya. Namun, kondisi semakin memburuk.

Baca Juga: Video Sandal Rhoma Irama Hilang di Masjid Viral, Polda Kalsel Bergerak

Akhirnya, korban dibawa ke Barak Kompi Koarmada III, lalu dirujuk ke Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) dr. Oetojo Kota Sorong.

Korban dievakuasi ke Ruang UGD RSAL dr. Oetojo Kota Sorong dengan menggunakan mobil ambulans Pasmar 3 pada Jumat, 15 Juli 2022 sekitar pukul 20.00 WIT.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X