KSAL Murka! Pelaku Penganiayaan Prada Sandi Darmawan di Papua akan Dipecat

- Rabu, 20 Juli 2022 | 10:59 WIB
KSAL TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan akan mempidanakan dan memecat anggota yang terlibat pengeroyokan Prada Mar Sandi (Wartakota)
KSAL TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan akan mempidanakan dan memecat anggota yang terlibat pengeroyokan Prada Mar Sandi (Wartakota)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Kasus meninggalnya salah satu prajuurit TNI AL yan diduga dianiaya di Sorong Papua membuat geram Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan akan memproses pidana kasus penganiayaan tersebut dan memecat prajurit yang terbukti melakukan penganiayaan terhadap juniornya hingga meninggal dunia.

"Pelaku akan diproses hukum pidana dan dipecat," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono dikutip dari Antara.

Baca Juga: Diduga Curi ATM, Prajurit TNI AL Tewas Disiksa Senior

Menurutnya, KSAL telah menginstruksikan seluruh pimpinan satuan jajaran TNI AL untuk segera menindaklanjuti prajurit yang diduga melakukan penganiayaan agar mendapat sanksi tegas.

Kasus itu sangat disesalkan, karena dalam berbagai kesempatan, Kasal selalu menginstruksikan kepada seluruh prajurit TNI AL untuk tidak menggunakan kekerasan kepada yuniornya.

Baca Juga: Bripda LL, Adik dari Brigadir J Dimutasi dari Mabes Polri

Yudo Margono juga selalu menegaskan akan menindak dengan tegas prajurit yang terbukti melakukan kekerasan kepada sesama prajurit.

Prada Sandi Darmawan adalah anggota Kipan C Yonif 11 Brigif 3 Pasmar 3 Sorong, Papua. Pengeroyokan itu terjadi di barak Kompi Yonif 11 Marinir Sorong, 7 Juli 2022 lalu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono Selasa 19 Juli 2022, membenarkan peristiwa penganiayaan berujung kematian yang viral di media sosial.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X