Suami dari Istri Anggota TNI yang Ditembak di Semarang Diduga Terlibat. Ada Motif Asmara di Baliknya

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 11:25 WIB
Panglima TNI Jendral Andhika Perkasa  sebut penembakan istri TNI di Semarang melibatkan suami korban (Pikiran Rakyat)
Panglima TNI Jendral Andhika Perkasa sebut penembakan istri TNI di Semarang melibatkan suami korban (Pikiran Rakyat)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Kasus penembakan istri anggota TNI di Banyumanik Semarang beberapa hari lalu, nampaknya tidak jauh dari kisah asmara.

Suami dari RW, korban penembakan, yang merupakan anggota Arhanud Semarang berinisial Kopda M, diduga terlibat.

"Dugaan memang kuat karena suami dari korban ini lari sejak hari pertama; dan bukti-bukti investigasi sudah mengarah kepada beberapa orang yang kami lebih cenderung juga mengaitkan ke suami korban," kata Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga: Dua Penembak Istri TNI Ditangkap di Demak dan Sragen. Satu Pelaku Ditangkap Usai Akad Nikah

Andika mengatakan, pihaknya sudah mengantongi sejumlah saksi, di antaranya orang yang memiliki hubungan asmara dengan Kopda M.

Selain itu petugas juga memeriksa jejak elektronik yang mengarah dengan adanya dugaan keterlibatan Kopda M.

"Kami sudah memiliki saksi-saksi, termasuk saksi yang memang memiliki hubungan khusus asmara dengan suami korban ini," tambahnya.

Baca Juga: Kebo Bule Keraton Solo Terjangkit PMK, Bagaimana Nasib Kirab Malam 1 Sura?

Di satu sisi Panglima TNI menilai penembakan itu sangat tidak manusiawi, apalagi demi memuaskan kesenangan pribadi seorang prajurit.

"Apakah kesenangan pribadi yang kemudian memberikan dorongan untuk melakukan apa saja, menghalalkan segala cara. Ini akan kami usut tuntas," tegasnya dilansir dari Antara.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X