Panglima TNI Pastikan Kasus Kematian Sertu Bayu yang Diduga Dianiaya Senior, Berlanjut

- Senin, 25 Juli 2022 | 09:51 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membuka kembali kasu skematian Sertu Bayu Pratama prajurit TNI asal Solo. (Instagram.com/@jenderaltniandikaperkasa)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membuka kembali kasu skematian Sertu Bayu Pratama prajurit TNI asal Solo. (Instagram.com/@jenderaltniandikaperkasa)

 

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Penyelidikan kematian Sertu Marctyan Bayu Pratama yang diduga dianiaya seniornya, kembali dibuka.

"Sudah saya telusuri dan sudah saya mulai," katanya Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Menurt Panglima, dibukanya kembali kasus itu untuk memastikan semua pelaku tindak pidana atau yang membantu tindak pidana mendapatkan hukuman.

Baca Juga: Orang Tua Sertu Bayu yang Tewas Diduga Dianiaya Seniornya Bertemu Panglima TNI

Andika menjelaskan kasus itu akan dilimpahkan ke Pengadilan Militer di Jakarta dari Pengadilan Militer Jayapura. Alasannya, karena personel satgas sudah kembali ke Jakarta.

"Yang jelas, semua yang bertanggung jawab tidak hanya berdasarkan berkas yang dilimpahkan penyidik kepada oditur pada bulan Desember lalu," ungkapnya.

Panglima mengakui jika proses penegakan hukum terkesan lama. Selain itu, Andika juga baru mengetahui informasi dari pemberitaan media oleh ibu korban.

Baca Juga: Potongan Tubuh Manusia di Semarang Kali Pertama Ditemukan oleh Pemancing

Sebelumnya, seorang ibu dari anggota TNI asal Solo, Jawa Tengah, bernama Sri Rejeki mencari keadilan atas kematian anaknya, Sertu Marctyan Bayu Pratama, akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seniornya di Timika, Papua, beberapa waktu lalu.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X