Kadiv Humas: Hasil Otopsi Ulang Brigadir J Punya Dua Konsekuensi

- Rabu, 27 Juli 2022 | 11:50 WIB
Tangkapan layar jelang otopsi ulang Brihadir J yang tayang di Kompas TV
Tangkapan layar jelang otopsi ulang Brihadir J yang tayang di Kompas TV

JAMBI, suaramerdeka-solo.com - Ekshumasi dan otopsi ulang jenazah Brigadir J yang dilakukan merupakan salah satu bentuk komitmen Kapolri dalam mengungkap kebenaran kasus kematian Brigadir J.

Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat tiba di Rumah Sakit Umum Sungai Bahar, Rabu (27/7).

Dalam keterangannya, Irjen Dedi menegaskan proses ekshumasi dan autopsi ulang ini dilakukan oleh pihak-pihak ahli. Terutama dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia yang independen dan imparsial.

Baca Juga: Makam Brigadir J Dibongkar, Peti Jenazah Dibawa ke Rumah Sakit

"Artinya apa, hasil otopsi ulang yang dilaksanakan miliki dua konsekuensi. Konsekuensi pertama dari sisi keilmuan harus betul-betul sahih dan bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Dan yang kedua adalah dalam rangka keadilan dilaksanakan oleh pihak yang berwenang dan kedokteran forensik harus memiliki konsekuensi yuridis.

Baca Juga: Kasus Bocah Diminta Setubuhi Kucing di Tasikmalaya, 3 Teman Korban Jadi Tersangka

"Penyidik akan sangat berkepentingan untuk memnta hasil otopsi sebagi tambahan alat bukti yang nanti dibuka dan diungkap di sidang pengadilan," ujarnya Dedi.

Dedi menegaskan, proses otopsi ulang ini juga dilakukan pengawasan oleh pihak eksternal termasuk juga dari Komnas HAM dan Kompolnas yang sifatnya independen dan imparsial. **

sumber: ANTARA

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X