JNE Soal Penguburan 1 Ton Sembako Bansos: Sudah Sesuai SOP Penanganan Barang Rusak

- Senin, 1 Agustus 2022 | 11:23 WIB
Warga temukan beras bansos Covid-19 dari Presiden terkubur di Depok. (Instagram @warungjurnalis)
Warga temukan beras bansos Covid-19 dari Presiden terkubur di Depok. (Instagram @warungjurnalis)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com – Temuan 1 ton sembako bantuan presiden yang dikubur di Depok, Jawa Barat, membuat orang bertanya-tanya.

Ekspedisi JNE akhirnya memberikan penjelasan terkait temuan 1 ton sembako yang dikubur di lahan milik warga di daerah Depok, Jawa Barat.

Vice President of Marketing JNE, Eri Palgunadi mengatakan beras yang dikubur tersebut dalam kondisinya sudah rusak.

Baca Juga: Temuan Kuburan Bansos Presiden di Depok, JNE Terseret?

Penguburan sembako bantuan sosial (bansos) Presiden itu sudah dilakukan sesuai prosedur penanganan barang rusak.

‘’Terkait temuan beras bantuan sosial di Depok, tidak ada pelanggaran yang dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan (SOP) barang yang rusak,’’ tutur Eri Palgunadi dalam keterangannya, Minggu (31/7/2022).

Dia menegaskan bahwa ekspedisi JNE selalu mendukung program pemerintah dalam proses distribusi beras bansos. Dalam beroperasi, JNE selalu menjalankan standard operating procedure atau SOP.

Baca Juga: Kuburan Bansos Presiden Jokowi Ditemukan di Depok

‘’JNE selalu berkomitmen untuk mengikuti segala prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku apabila diperlukan,’’ kata dia.

Sebelumnya, perusahaan ekspedisi JNE mengubur dan membuang puluhan karung beras bansos presiden untuk masyarakat terdampak Covid-19 di daerah Depok, Jawa Barat.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:35 WIB
X