Bharada E Bisa Dilindungi LPSK, Syaratnya Jadi Justice Collaborator

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:45 WIB
Polisi Tetapkan Bharada E Sebagai Tersangka Kasus Kematian Brigadir J (twitter Humas Polri)
Polisi Tetapkan Bharada E Sebagai Tersangka Kasus Kematian Brigadir J (twitter Humas Polri)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menegaskan Bharada E yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J masih bisa dilindungi.

Dengan catatan, dia bersedia menjadi justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama.

"Kalau ditetapkan sebagai tersangka, LPSK tidak ada kewenangan lagi memberikan perlindungan kecuali yang bersangkutan bersedia menjadi justice collaborator atau pelaku yang bekerja sama dalam mengungkap kasus," kata Ketua LPSK, Hasto A Suroyo.

Baca Juga: Irjen Ferdy Sambo Sebut Istri dan Anaknya Trauma dan Minta Doa

Pasal yang disangkakan pada Bharada E, kata dia, bisa menjadi peluang sebagai terlindung LPSK. Yakni pasal 338 juncto pasal 55 dan pasal 56 KUHP.

Di satu sisi tersangka yang ingin mendapatkan perlindungan dan bersedia menjadi justice collaborator, harus memenuhi persyaratan dari lembaga itu.

Baca Juga: Usai Ditetapkan sebagai Tersangka, Bharada E Ditahan di Rutan Bareskrim

"Pertama, dia bukan pelaku utama. Dia harus bekerja sama dan mengungkapkan peristiwa yang dia ikut terlibat itu," jelas Suroyo.

Pascapenetapan tersangka, dia mengaku Bharada E hingga kini belum berkoordinasi dengan lembaga itu apakah bersedia atau tidak menjadi justice collaborator. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X