Tak Terima Jabatan Diturunkan, Menkumham Digugat Pegawainya ke PTUN

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:03 WIB
Pegawai Kemenkumham, berinisial OG bersama kuasa hukumnya menggugat Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta, Senin (8/8/2022). (SMSolo/dok)
Pegawai Kemenkumham, berinisial OG bersama kuasa hukumnya menggugat Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta, Senin (8/8/2022). (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Tak terima jabatan diturunkan, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly digugat pegawainya berinisial OG ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta.

Gugatan berkait soal kejanggalan penurunan jabatan pegawai bersangkutan, yang selama ini merupakan pegawai eselon IV.

Penasihat hukum OG, Bernard Paulus Simanjuntak menilai janggal, penurunan jabatan dalam surat keputusan (SK) nomor M. HH-01.KP.07.02 tahun 2022 yang ditandatangani Yasonna Laoly.

Baca Juga: Staf Ahli Menkumham Kunjungi Lapas Kelas IIB Klaten

"Klien saya hanya eselon IV, (tapi) keputusan ini langsung ditandatangani Pak Yasonna. Seharusnya kan bukan dia (Menkumham) yang berhak," kata Bernard dihubungi awak media, Senin (8/8/2022).

Bernard menuturkan, dalam SK disebutkan, alasan penurunan jabatan kliennya karena OG terjerat dugaan kasus korupsi dan pemerasan.

Sementara hingga kini OG belum berstatus tersangka, prosesnya pun belum bergulir ke meja hijau, serta belum ada keputusan berkekuatan hukum tetap yang dapat dijadikan dasar.

Baca Juga: Menkumham: Sertifikat HAKI Dapat Digunakan Sebagai Jaminan Fidusia di Bank

Dia menambahkan, sidang perdana beragenda pemeriksaan persiapan di PTUN DKI Jakarta yang digelar Senin (8/8), dilakukan secara tertutup. Majelis hakim mempertanyakan dasar surat keputusan.

"Karena, tidak ada dasar hukum yang menyatakan Pak OG bersalah. Jadi ini yang mau kami periksa, kami ajukan gugatan ini, apakah memenuhi unsur atau tidak," jelasnya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Surat Pemecetan Ferdy Sambo Diteken Presiden Jokowi

Jumat, 30 September 2022 | 14:43 WIB

Mengenang Sejarah Kelam 30 September 1965 atau G30S PKI

Jumat, 30 September 2022 | 06:15 WIB

Ferdy Sambo Cs Segera Disidang, Fadil: Sudah Terjadwal

Rabu, 28 September 2022 | 19:09 WIB
X