Terbongkar, Perdagangan Anak dengan Modus Adopsi dari Malaysia

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:08 WIB
Ilustrasi (SMSolo/pixabay)
Ilustrasi (SMSolo/pixabay)

PINRANG, suaramerdeka-solo.com – Polisi meringkus tiga tersangka pelaku perdagangan anak di Pinrang, Sulawesi Selatan.

Ketiganya, S (50), RJ (36) dan RL (49), diduga melakukan perdagangan anak dengan modus adopsi.

Terbongkarnya kasus perdagangan anak dengan modus adopsi itu dipaparkan Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Muhalis.

Baca Juga: Cabuli Anak di Bawah Umur, Penjaga Perpustakaan SMPN 6 Bekasi Terancam 15 Tahun Penjara

Muhalis mengungkapkan, ketiga pelaku diringkus karena beroperasi melakukan perdagangan anak asal Malaysia. Modusnya, menampung anak-anak tersebut tanpa dokumen keterangan lahir.

‘’Ada empat anak yang ditampung, katanya dibawa dari Malaysia. Dan diakui sebagai anak angkat atau sudah diadopsi dari Malaysia,’’ ujar AKP Muhalis, dilansir dari PMJNews, Selasa (9/8/2022).

Laporan warga yang curiga karena ada empat balita yang diaku sudah diadopsi dari Negeri Jiran, menjadi titik awal terbongkarnya kasus tersebut. Keempat balita tersebut berinisial MF (3), PUP (2), PUS (2) dan MFE (1).

Baca Juga: Korban Guru Spiritual Bejat di Ngawi Diduga Mencapai Puluhan Anak Di Bawah Umur

‘’Ketiga pelaku perdagangan anak itu diringkus setelah adanya laporan dari warga yang dicurigai telah menampung empat balita asal Malaysia,’’ tutur Muhalis.

Muhalis memaparkan, ke empat balita itu dibawa dari Malaysia dalam kurun waktu yang berbeda. PUS dan PUP dibawa dari Malaysia kurang lebih sebulan yang lalu ke Pinrang, Sulawesi Selatan. Sedangkan MF telah diboyong dari Malaysia sekitar dua tahun silam.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Surat Pemecetan Ferdy Sambo Diteken Presiden Jokowi

Jumat, 30 September 2022 | 14:43 WIB

Mengenang Sejarah Kelam 30 September 1965 atau G30S PKI

Jumat, 30 September 2022 | 06:15 WIB

Ferdy Sambo Cs Segera Disidang, Fadil: Sudah Terjadwal

Rabu, 28 September 2022 | 19:09 WIB
X