Keterangan Awal Kasus Brigadir J Tembak Menembak Antaranggota, Kadiv Humas Bela Karopenmas

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:35 WIB
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. /Dok Istimewa/
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Sejumlah pihak, termasuk Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Mekopolhukam) meminta agar anggota Polri yang menyampaikan keterangan awal tewasnya Brigadir J karena tembak-menembak supaya Inspektorat Khusus (Irsus) memproses yang bersangkutan.

Seperti diketahui, dalma kasus Brigadir J ini keterangan awal Karopenmas Brigjen Ahmad Ramadhan adalah kasus tembak menembak antaranggota polisi. Terkait Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo membela anak buahnya.

"Kalau Karo 'kan menyampaikan fakta dari sumber yang datang ke TKP, yaitu Karo Provost dan Kapolres," kata Dedi kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Baca Juga: Sesama Polisi Saling Tembak di Rumah Petinggi Polri, 1 Tewas

Menurut Dedi, informasi awal yang disampaikan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan kepada publik berasal dari sumber yang ada di TKP.

Namun, di kemudian hari setelah penyelidikan dan penyidikan oleh Tim Khusus (Timsus) Polri, ditemukan fakta tidak ada tembak-menembak, yang ada adalah penembakan terhadap Brigadir J.

Dengan demikian, kata Irjen Pol. Dedi Prasetyo​​​​​​, jika ingin diproses etik, sumber yang harus diproses adalah yang beri informasi dari TKP.

Baca Juga: Karir Irjen Ferdy Sambo, Dilantik Kadiv Propam oleh Kapolri Idham Aziz dan Dicopot Kapolri Listyo Sigit

"Jadi, kalau diproses sumbernya bukan Karopenmas. Jadi, Karopenmas mendapatkan informasi dari olah TKP penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan pemeriksaan saksi," kata Dedi.

Jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa Humas Polri menyampaikan informasi dari fakta dan data sumber yang kredibel. Yakni dari Kapolres Jakarta Selatan nonaktif dan penyidik yang melakukan olah TKP awal.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi Kanjuruhan Pemerintah Bentuk Tim Independen

Senin, 3 Oktober 2022 | 11:51 WIB

Kapolri Takziah ke Rumah Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 3 Oktober 2022 | 10:17 WIB
X