Dialog Santai dengan Petani Boyolali, Jokowi: Ini Dirawat yang Baik

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:16 WIB
Presiden Jokowi berdialog dengan petani Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak dalam kunjungan ke Kabupaten Boyolali, Kamis (11/8/2022).  (SMSolo/dok)
Presiden Jokowi berdialog dengan petani Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak dalam kunjungan ke Kabupaten Boyolali, Kamis (11/8/2022). (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kunker Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana di Desa Giriroto Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Kamis (11/8/2022) diisi dialog dengan sejumlah petani.

Dalam dialog santai di lincak atau tempat duduk dari bambu tersebut, Presiden antara lain berpesan agar para petani merawat kelapa genjah yang telah ditanam.

“Ini kapan menanamnya?” tanya Presiden kepada Nurhayanti, seorang petani.

Baca Juga: 200 Ribu Bibit untuk Tiga Daerah Solo Raya, Jokowi Tanam Kelapa Genjah di Giriroto

“Kemarin, Pak,” jawab Nurhayanti.

“Iya ini dirawat saja, dirawat yang baik. Nanti saya cek lagi," ujar Presiden.

Menurut Presiden, jika dirawat dengan baik, maka dalam waktu 2 sampai 2,5 tahun, tanaman kelapa itu sudah bisa berbuah. Dalam satu tahun setiap pohon kelapa genjah bisa menghasilkan sekitar 180 buah.

Selanjutnya, para petani bisa memanfaatkan hasi l panen tersebut untuk digunakan sendiri dan dijual.

Baca Juga: Tutup APG 2022, Presiden Jokowi: Sampai Jumpa di Kamboja

“Itu per tahun, katanya Pak Menteri, setahunnya bisa 180 (buah) kalau dirawat. Nanti sebagian bisa diminum, sebagian bisa dijual. Bareng-bareng. Kalau nggak nanti dibuatkan industri untuk minyak kelapa dan gula aren,” ungkap Presiden.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X