Kasus Odong-odong Maut di Serang, Polres Serang Tetapkan Perakitnya Sebagai Tersangka

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:55 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Serang menetapkan perakit odong-odong berinisial MN (47) yang tertabrak kereta di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Silebu Kragilan Kabupaten Serang hingga menewaskan 10 orang menjadi tersangka.  (ANTARA/HO-Humas Polres Serang)
Kepolisian Resor (Polres) Serang menetapkan perakit odong-odong berinisial MN (47) yang tertabrak kereta di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Silebu Kragilan Kabupaten Serang hingga menewaskan 10 orang menjadi tersangka. (ANTARA/HO-Humas Polres Serang)

SERANG, suaramerdeka-solo.com - Polisi telah menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang terjadi di perlintasan kereta tanpa palang di Serang beberapa waktu lalu yang mengakibatkan 10 orang.

Polres Serang menetapkan MN (47), perakit odong-odong yang tertabrak kereta di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Silebu Kragilan, Kabupaten Serang, menjadi tersangka.

"Penyidik Satlantas Polres Serang melakukan gelar perkara dan menetapkan perakit odong-odong sebagai tersangka peristiwa itu," kata Kepala Seksi Humas Polres Serang Iptu Dedi Djumhaedi di Serang, Jumat.

Baca Juga: Bupati Pemalang Diamankan KPK. Total Ada 23 Orang, Mulai dari Tukang sapu Hingga Pejabat

Tersangka MN dijerat Pasal 227 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman satu tahun penjara atau denda Rp 24 juta.

Kendati telah ditetapkan sebagai tersangka, namun penyidik tidak melakukan penahanan terhadap tersangka.

Baca Juga: Tulis Pesan Lewat Handphone, Ferdy Sambo Akui Rekayasa Kematian Brigadir

Perakit odong-odong merupakan tersangka kedua dalam kasus ini. Polisi sebelumnya telah menetapkan sopir odong-odong berinisial JL (27) sebagai tersangka terlebih dahulu.

Berdasakan data, kecelakaan odong-odong ini menewaskan 10 orang dan 23 orang luka berat dan ringan. Kendaraan odong-odong oleh tersangka dimodifikasi dari mobil jenis Isuzu dan diubah sasisnya.

Baca Juga: Satgasus Merah Putih Pimpinan Ferdy Sambo Bentukan Tito Karnavian Dibubarkan Kapolri

Saat kejadian, sopir membawa 33 penumpang dan berjalan sambil mendengar musik dengan suara keras.

Diduga kecelakaan akibat kelalaian sopir saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Baca Juga: Sopir Odong-odong Maut Diperiksa Polisi, 3 Dari 9 Korban Meningggal Masih Anak-anak

"Kami mengimbau pemilik bengkel tidak melakukan modifikasi kendaraan, karena bisa diproses hukum," kata Dedi. **

sumber: ANTARA

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Bakal Periksa Ketua MA dalam Kasus Sudrajat Dimyati?

Senin, 26 September 2022 | 10:31 WIB

Asrama Polisi di Solo Baru Meledak, Satu Polisi Terluka!

Minggu, 25 September 2022 | 21:01 WIB

Korsleting, Rumah dan Mobil di Sragen Ludes Terbakar

Minggu, 25 September 2022 | 17:40 WIB

Belum Terima Dipecat, Ferdy Sambo Kini Ajukan PTUN

Sabtu, 24 September 2022 | 14:36 WIB
X