Komnas HAM Tak Tega Jika Bharada E Jadi Tumbal Kematian Brigadir J

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:55 WIB
Komnas HAM (Foto: komnasham.go.id)
Komnas HAM (Foto: komnasham.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengaku tidak tega jika Bharada E menjadi tumbal dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Ahmad Taufan seperti dilansir PMJ News menyebut, pihak Komnas HAM akan fokus pada prinsip-prinsip fair trial berjalan dengan benar. Jadi bukan hanya fokus pada siapa pelakunya.

Menurutnya, jika prinsip fair trial tidak berjalan dengan benar, maka orang yang tidak bersalah, bisa jadi salah. Komnas HAM bukan focus pada siapa pelaku, karena itu tugas penyidik.

Baca Juga: Drama Skenario Ferdy Sambo Nangis-nangis Dibongkar Mahfud MD

"Kami fokus kepada apakah prinsip-prinsip fair trial itu berjalan dengan benar. Kalau fair trial tidak berjalan dengan benar, orang yang nggak salah, bisa jadi salah,’’ tegas Ahmad Taufan, Kamis (11/8/2022).

"Kalau kalian pernah dengar saya mengambil satu sinyal-sinyal, saya tidak bisa, saya tidak tega, saya bilang seorang Bharada E itu kemudian jadi tumbal semua persoalan ini. Mestinya bisa menangkap apa yang saya maksud dengan kami concern pada fair trial,’’ tambah dia.

Baca Juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkab Boyolali Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

Dalam pengungkapan kasus tewasnya Brigadir J, alat bukti CCTV menjadi sangat penting. Dia menyebut, jika CCTV tidak ditemukan, ada upaya obstruction of justice di kasus Brigadir J.

Baca Juga: Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Ganjar: Saya Sudah Berulang Kali Ingatkan

"Saya ribut soal CCTV, kenapa? CCTV kalau dihilangkan, fair trial akan sulit didapatkan karena ada langkah-langkah obstruction of justice, menghilangkan barang bukti, mengatur segala macam,’’ tegas Ahmad Taufan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Bakal Periksa Ketua MA dalam Kasus Sudrajat Dimyati?

Senin, 26 September 2022 | 10:31 WIB

Asrama Polisi di Solo Baru Meledak, Satu Polisi Terluka!

Minggu, 25 September 2022 | 21:01 WIB

Korsleting, Rumah dan Mobil di Sragen Ludes Terbakar

Minggu, 25 September 2022 | 17:40 WIB

Belum Terima Dipecat, Ferdy Sambo Kini Ajukan PTUN

Sabtu, 24 September 2022 | 14:36 WIB
X