Terungkap Lagi, Belasan Santriwati Jadi Korban Pencabulan Pimpinan Ponpes di Bandung

- Senin, 15 Agustus 2022 | 09:13 WIB
ilustrasi perempuan. (pixabay/Anemone123) (pixabay)
ilustrasi perempuan. (pixabay/Anemone123) (pixabay)

BANDUNG, suaramerdeka-solo.com – Lagi-lagi kasus asusila terjadi di lingkungan pondok pesantren (ponpes). Kali ini, terjadi Ponpes di wilayah Desa Gandasari Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung.

Belasan santriwati di bawah umur jadi korban pencabulan oleh pimpinan ponpes setempat. Perbuatan tidak senonoh itu terkuak setelah salah satu korban berani melapor.

Dugaan pecabulan itu diungkapkan kuasa hukum korban, Deki Rosdiana. Menurutnya, korban mengaku telah dicabuli pimpinan pondok pesantren sejak 2016.

Baca Juga: Mas Bechi Jalani Sidang Perdana kasus Dugaan Pencabulan Santriwati

Ketika itu, korban masih berusia 14 tahun. Korban yang baru saja lulus sekolah dasar, kemudian melanjutkan pendidikannya ke Ponpes di Gandasari.

‘’Awalnya pelaku memanggil korban, kemudian menyuruh untuk bersih-bersih, tapi kemudian korban diraba-raba, diciumi, hingga dicabuli,’’ kata Deki Rosdiana seperti dilansir pikiran-rakyat.com, Minggu (14/8/2022).

Berdasarkan pengakuan korban, perbuatan cabul itu juga pernah dilakukan saat korban tidur, tiba-tiba diciumi dan dicabuli.

Baca Juga: Belasan Santriwati di Beji Timur Depok Diduga jadi Korban Pelecehan Seksual Oknum Ustad

‘’Jadi sudah berkali-kali dicabuli. Itu berlangsung sekitar empat tahun, sampai korban tak ingat sudah dicabuli berapa kali,’’ ujar dia.

Perilaku bejat itu dilakukan setiap ada kesempatan. Pelaku, baru berhenti mencabuli korban setelah korban dinikahkan dengan seorang santri di pesantren yang sama.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:35 WIB
X