Kasus Intimidasi Karyawan Alfamart Berakhir Damai

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:13 WIB
Kasus pencurian cokelat di Alfamart berakhir damai (Tangkap Layar Instagram @hotmanparisofficial)
Kasus pencurian cokelat di Alfamart berakhir damai (Tangkap Layar Instagram @hotmanparisofficial)

TANGSEL, suaramerdeka-solo.com - Kasus laporan intimidasi karyawan Alfamart oleh seorang konsumen terkait pencurian cokelat, berakhir damai.

"Kedua pihak sepakat berdamai setelah dilakukan mediasi. Pelapor dari Alfamart telah mencabut laporannya karena alasan memahami kondisi psikis terlapor berinisial M," kata Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu.

Dikatakan, proses mediasi dilakukan Polres Tangsel pada Senin (15/8) malam dengan menghadirkan kedua pihak yang didampingi kuasa hukumnya.

Baca Juga: Kasus Pencurian Coklat di Alfamart, Polres Tangerang Selatan Periksa 5 Saksi

Dalam pertemuan tersebut, pihak terlapor M juga didampingi oleh anaknya, yakni Ivana Valenza.

Usai pertemuan, Ivana Valenza menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. Kemudian pihak pelapor dari Alfamart mencabut laporannya dan tak lagi menempuh jalur hukum.

Baca Juga: Perkosa Keponakan di Bawah Umur, Pria Banten Terancam 15 Tahun Penjara

"Intinya sudah sepakat damai dan tak melanjutkan proses hukum," kata AKBP Sarly.

Sementara itu dalam video yang diperoleh, Ivana Valenza selaku anak dari pihak terlapor, yakni M menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh karyawan Alfamart, khusunya Amel, Nisa, Alif dan manajemen.

Ivana juga mengakui jika ibunya melakukan pencurian di Alfamart Sampora dengan mengambil tiga buah cokelat dan produk lainnya, yakni dua buah Shampo.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lord Rangga Sunda Empire Meninggal di Brebes

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:30 WIB

2.219 Warga Terdampak Erupsi Semeru Mengungsi

Senin, 5 Desember 2022 | 21:28 WIB

Bus Wisata Masuk Jurang di Magetan, Tujuh Orang Tewas

Minggu, 4 Desember 2022 | 21:17 WIB
X