250 Ribu Anak dan Remaja Jadi Penderita, Kemenkes Belum Pastikan Vaksin Covid-19 bagi Mereka

- Senin, 28 Juni 2021 | 14:15 WIB
Ilustrasi: Anak-anak dan remaja belum bisa mendapatkan vaksi Covid-19.(SMSolo/pikiran-rakyat.com) (Setyo Wiyono)
Ilustrasi: Anak-anak dan remaja belum bisa mendapatkan vaksi Covid-19.(SMSolo/pikiran-rakyat.com) (Setyo Wiyono)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com – Sekitar seperdelapan dari penderita Covid-19 Indonesia adalah anak-anak.

Satgas Covid-19 mencatat, setidaknya 250 ribu anak, saat ini menjadi bagian dari seluruh pasien korona di Tanah Air.

Artinya, anak-anak dan remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap serangan Covid-19.

Meski demikian, kelompok tersebut belum bisa mendapatkan vaksin.

Baca Juga: Berharap Pandemi Covid-19 Jadi Endemik, Singapura Mulai Rancang Hidup Lebih Normal

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sampai hari ini belum dapat memastikan bagaimana teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19, serta jadwal penyuntikannya bagi anak-anak.

"Belum (dijadwalkan). Kita matangkan dulu ya langkah-langkahnya," jelas Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari Pikiran-Rakyat.com.

Hal itu mengingat vaksin korona hingga kini belum dipastikan aman bagi warga dengan usia di bawah 18 tahun.

Pihak kementerianpun masih mematangkan kajian-kajian menyangkut teknis serta skemanya bagi anak-anak.

Hingga saat ini, vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih fokus pada lansia, pralansia, serta warga usia 18 tahun ke atas.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB

Polda Jatim Buru Penendang Sesajen ke Lombok Timur

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:35 WIB

Dosen UNJ Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

Senin, 10 Januari 2022 | 20:21 WIB
X