Tidak Ada Luka Kekerasan Selain Kekerasan Senjata Api di Tubuh Brigadir J

- Senin, 22 Agustus 2022 | 15:56 WIB
Ketua tim dokter forensik gabungan Ade Firmansyah Sugiharto memberikan keterangan terkait hasil otopsi ulang Brigadir J. (Youtube)
Ketua tim dokter forensik gabungan Ade Firmansyah Sugiharto memberikan keterangan terkait hasil otopsi ulang Brigadir J. (Youtube)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Tim Dokter Forensik kasus Brigadir J memberikan keterangan terkait hasil otopsi ulang.

Ketua Tim Dokter Forensik dr. Ade Firmansyah Sugiharto menegaskan tidak ada luka selain luka tembak.

"Tidak ada luka-luka pada tubuhnya (Brigadir J) selain luka-luka akibat kekerasan senjata api," katanya.

Baca Juga: Polda Jateng ‘Apelkan’ 256 Tersangka Judi yang Diringkus, Mulai dari Togel hingga Online

"Kami sudah pastikan menggunakan ilmu forensik, tidak ada luka-luka kekerasan lain pada tubuh korban," katanya menambahkan.

Namun demikian, Ade Firmansyah mengakui bahwa otopsi ulang ini gambaran luka pada Brigadir J berbeda dengan jenazah yang masih segar. Tetapi semua itu masih terlihat cukup jelas.

Baca Juga: Diduga Pelaku Klitih, Remaja asal Boyolali jadi Bulan-bulanan Warga

Terkait dengan jarak tembak, Ade mengatakan pihaknya tidak melihat arah tembakan tetapi arah masuknya anak peluru.

"Ada 5 luka tembak masuk dan 4 luka tembak keluar. Dan yang fatal ada dua, yakni di kepala dan dada," ujarnya dipantau dari tayangan live di salah satu televisi swasta nasional.

"Kalau berapa penembak, kami tidak bisa jawab karena bukan saksi. Yang jelas ada dua luka fatal itu ada di daerah kepala dan dada." **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X