Kapolri Akui, Ferdy Sambo Intervensi Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan

- Kamis, 25 Agustus 2022 | 08:34 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (SMSolo/dok Polri)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (SMSolo/dok Polri)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengakui, tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan sempat diintervensi mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Intervensi oleh Ferdy Sambo dilakukan saat penyidik meminta keterangan dari para saksi dan membuat berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus tewasnya Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

‘’Saat dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi yang dilakukan Polres Jaksel telah mendapatkan intervensi dari saudara FS,’’ ujar Kapolri pada rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Gedung DPR melalui pantauan virtual, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga: Kapolri: Bharada E Ubah Keterangan, Dijanjikan SP3 Ferdy Sambo

Akibat adanya intervensi dari Mantan Kadiv Propam yang kini sudah berstatus tersangka itu, proses penyidikan dan olah TKP yang dilakukan menjadi tidak profesional.

‘’Adanya intervensi membuat proses penyidikan dan olah TKP yang dilaksanakan menjadi tidak profesional,’’ tegas Kapolri.

Saat ini, Bareskrim Polri sudah mengirimkan berkas perkara 4 tersangka ke Kejaksaan dalam kasus tewasnya Brigadir J. Keempat tersangka itu adalah Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripda Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.

Baca Juga: Rekaman CCTV Versi Ferdy Sambo Pulang dari Magelang Menuju Duren Tiga Direkayasa

Sedangkan berkas perkara untuk tersangka istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi masih dalam proses. Namun, Bareskrim sudah mengirimkan SPDP kasusnya ke kejaksaan.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:35 WIB
X