PPKM Darurat Gelar Hajatan, Pakai Hiburan Lagi. Dibubarkan Tim Satgas Karanganyar

- Sabtu, 17 Juli 2021 | 22:23 WIB
Hajatan warga di Desa Jati, Kecamatan Jaten dibubarkan Tim Satgas Covid-19 Karanganyar, Sabtu (17/7/2021). (SMSolo/dok)  (Irfan Salafudin)
Hajatan warga di Desa Jati, Kecamatan Jaten dibubarkan Tim Satgas Covid-19 Karanganyar, Sabtu (17/7/2021). (SMSolo/dok) (Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Hajatan salah satu warga Desa Jati, Kecamatan Jaten dibubarkan Tim Gabungan Satgas Covid-19 Karanganyar, karena dinilai melanggar PPKM Darurat, Sabtu (17/7/2021).

Sebelumnya, Tim Satgas sudah mengingatkan agar warga tersebut tidak menggelar hajatan di masa PPKM Darurat.

Namun hal itu tidak dihiraukan.

Baca Juga: Pengendalian Mobilitas PPKM Antarprovinsi di Jateng, 5.586 Kendaraan Diputar Balik di Perbatasan

Kepala Satpol PP Karanganyar Yopie Eko Jati Wibowo mengatakan, dalam perubahan Instruksi Bupati (Inbup) mengenai PPKM Darurat sudah ditegaskan, bahwa pada masa PPKM Darurat warga tidak diperbolehkan menggelar hajatan.

"Kami sudah mengingatkan, tapi warga tersebut tetap menggelar hajatan. Bahkan dengan hiburan. Terpaksa dibubarkan dan pemilik hajat yang merupakan perangkat desa, diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar untuk dibina," jelasnya.

Baca Juga: Tabung Oksigen Seberat 14.175 Ton dari Singapura Tiba di Bandara Adi Soemarmo

Kepala Desa Jati Haryanta mengatakan, izin hajatan diberikan tiga pekan lalu, sebelum keluar larangan menggelar hajatan.

"Setelah dapat izin, pemilik hajatan menyiapkan berbagai hal. Semua sudah dipesan, persiapan sudah matang, ada aturan pembatalan izin hajatan," katanya.

Kasi Intel Kejari Karanganyar Guyus Kamal mengatakan, pihaknya melakukan pembinaan pada pemilik hajatan.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

2.136 Siswa Jadi Sasaran Serbuan Vaksinasi Kodim Klaten

Jumat, 10 September 2021 | 20:12 WIB
X