Sekolah Siswa Korban Kecelakaan Maut di Bekasi Diliburkan Sementara

- Kamis, 1 September 2022 | 08:30 WIB
Plt Wali Kota Bekasi saat takziah ke kediaman korban kecelakaan maut di Kota Baru, Kranji Kota Bekasi (Humas)
Plt Wali Kota Bekasi saat takziah ke kediaman korban kecelakaan maut di Kota Baru, Kranji Kota Bekasi (Humas)

BEKASI, suaramerdeka-solo.com – Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk meliburkan sekolah terdampak kecelakaan.

Kebijakan itu diambil pasca kecelakaan maut truk trailer di Jalan Sultan Agung, Kranji, Bekasi yang menyebabkan 10 korban meninggal dunia dan 23 korban dirawat karena mengalami luka-luka.

Libur selama beberapa hari ke depan dimaksudkan untuk memberikan waktu pemulihan trauma siswa. Hal itu juga untuk menenangkan keluarga korban kecelakaan.

Baca Juga: Syahrini Gunakan Sepatu Hermes, Mau Tahu Berapa Harganya?

"Saat ini sekolah kita liburkan sementara untuk menenangkan keluarga korban kecelakaan, kami akan berikan trauma healing khususnya kepada keluarga korban," kata Tri Adhianto seperti dilansir Antara.

Tri Adhianto mengatakan, pemerintah daerah sebenarnya pernah bersurat kepada BPTJ terkait dengan permohonan pembatasan jam operasional kendaraan besar.

Baca Juga: Simpati dan Dukungan Terhadap Bharada Eliezer Mengalir dari Warganet

"Kami sudah bersurat sejak 16 Agustus 2022 terkait pembatasan operasional kendaraan besar, karena ada beberapa jalan yang statusnya adalah jalan nasional," ujarnya.

Rabu, Tri meninjau lokasi kejadian kecelakaan maut truk trailer di Jalan Sultan Agung, Bekasi. Kecelakaan tragis itu mengakibatkan 10 orang meninggal dunia, termasuk siswa SD.

"Dari lubuk hati terdalam, saya mengucapkan duka cita yang paling mendalam bagi para korban," katanya sambil meneteskan air mata.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X