Satu Jam, Kebakaran Sumur Minyak Tradisional di Bojonegoro Dapat Dipadamkan

- Minggu, 18 Juli 2021 | 19:51 WIB
Kebakaran sumur minyak tradisional di Bojonegoro, Minggu (18/7/2021).(SMSolo/tangkapan layar) (Setyo Wiyono)
Kebakaran sumur minyak tradisional di Bojonegoro, Minggu (18/7/2021).(SMSolo/tangkapan layar) (Setyo Wiyono)

BLORA, suaramerdeka-solo.com – Kebakaran yang melanda sumur minyak tradisional di kawasan Wonocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, Jatim, ternyata terjadi pada Minggu (18/7/2021) pagi.

Pihak Pertamina EP Field Cepu dalam keterangan resminya menyebutkan, kejadian mulai sekitar pukul 08.45 WIB.

Penyebab kebakaran diperkirakan berasal dari aktivitas penyulingan minyak mentah-solar.

Baca Juga: Sumur Minyak Tradisional Terbakar. Videonya Beredar, Kabarnya di Bojonegoro

Terjadi percikan api, kemudian membesar. Pada rentetan berikutnya, jago merah melahap seluruh tanki dan bulk di arena penambangan yang berada di lokasi semacam ladang itu.

"Terkonfirmasi terjadi kebakaran minyak mentah di penyulingan tambang minyak tradisional milik warga di Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro pada 18 Juli 2021 pada pukul 08.45 WIB," ujar Agung Wibowo, Field Manager Pertamina EP Field Cepu dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Penutupan Exit Tol di Jateng, Puluhan Ribu Kendaraan Diputar Balik

Mengutip berita: Kebakaran Tidak Hanya Sekali, Api Tak Lagi Berkobar yang telah dimuat muria.suaramerdeka.com, sejumlah penambang dibantu warga berusaha menjinakkan api dengan peralatan seadanya.

Petugas pemadam kebakaran terdekat yang mendapat laporan kebakaran pun meluncur ke lokasi. Petugas dan warga akhirnya mampu memadamkan api.

Baca Juga: Memburu Sekeping Emas dan Mendongkrak Peringkat Jadi Target ke Paralympic Tokyo 2021

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Boyolali Tak Lengah Meski Paparan Covid-19 Melandai

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:25 WIB

426 Lulusan Unisri Surakarta Diwisuda

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:50 WIB
X