Ini, 7 Kejanggalan Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Putri Candrawathi Versi LPSK

- Senin, 5 September 2022 | 12:00 WIB
LPSK Temukan 7 Kejanggalan pada Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, yang Dialami Putri Chadrawtahi! (Gorajuara/dok: Twitter @S1LOKA)
LPSK Temukan 7 Kejanggalan pada Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, yang Dialami Putri Chadrawtahi! (Gorajuara/dok: Twitter @S1LOKA)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengungkapkan 7 kejanggalan dalam dugaan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mengatakan, terdapat sejumlah kejanggalan dalam peristiwa dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan mendiang Brigadir J di Magelang, Jawa Tengah.

“Ada 7 kejanggalan dalam dugaan peristiwa asusila atau pelecehan seksual di Magelang. Tapi saya hanya bisa sebutkan 6 saja,” ujar Edwin Partogi seperti dilansir PMJ News, Minggu (4/9/2022).

Baca Juga: Komnas Perempuan: Putri Candrawathi Diduga Diperkosa 7 Juli 2022 Saat Tidur karena Sakit

Pertama, saat itu ada saksi Kuat Ma'ruf dan Susi. Peristiwa pelecehan seksual kecil kemungkinannya terjadi lantaran ada Kuat dan Susi saat kejadian di Magelang.

“Waktu peristiwa itu, yang diduga ada perbuatan asusila itu kan masih ada Kuat Ma'ruf dan Susi, yang tentu dari sisi itu kecil kemungkinan terjadi peristiwa,” ujar Edwin.

Baca Juga: MU Vs Arsenal: Old Trafford Patahkan Rekor Apik Meriam London

Kedua, seharusnya bila mengalami pelecehan seksual, Putri Candrawathi bisa berteriak karena masih ada Kuat dan Susi. “Kalaupun terjadi peristiwa, kan si Ibu PC masih bisa teriak,” tambah dia.

Ketiga, dari sisi relasi kuasa juga janggal, terdapat kaitan erat dengan relasi kuasa antara Brigadir J dengan PC. “Relasi kuasa tidak terpenuhi karena J adalah anak buah dari Ferdy Sambo. PC adalah istri Jenderal," kata dia.

Baca Juga: Deolipa Yumara Sebut Putri Candrawati Hubungan Intim dengan Kuat Ma'ruf Diketahui Brigadir J

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X