Hasil Tes Kebohongan Ferdy Sambo Tidak Diungkap, Ada Apa?

- Jumat, 9 September 2022 | 13:35 WIB
Hasil pemeriksaan tes kebohongan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan ART nya tidak diungkapkan.
Hasil pemeriksaan tes kebohongan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan ART nya tidak diungkapkan.

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Hasil pemeriksaan tes kebohongan tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo tidak duiungkapkan oleh Polri.

Polri menyatakan, hasil itu bukan menjadi kewenangan polisi tetapi kewenangan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dan penyidik kepolisian.

"Hasil uji lie detector/polygraph pro justitia (penegakan hukum) untuk penyidik," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo dilansir dari Antara.

Baca Juga: Putri Candrawathi dan ART nya Diperiksa Menggunakan Lie Detector, Apa Hasilnya?

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan tes kebohongan menggunakan uji poligraf terhadap Ferdy Sambo pada hari Kamis (8/9) di Puslabfor Sentul, Jawa Barat.

Menurut Dedi, pemeriksaan tes kebohongan Ferdy Sambo berlangsung sampai pukul 19.00 WIB.

Baca Juga: Bharada E, Bripka RR dan KM Lolos Lie Detector, Besok Giliran Ferdy Sambo

Untuk hasil tes kebohongannya, jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa hasil tes menjadi kewenangan Laboratorium Forensik dan penyidik.

"informasi dari Laboratorium Forensik pemeriksaan (Ferdy Sambo) sampai pukul 19.00 WIB. Hasilnya apakah sudah selesai? itu domainnya Laboratorium Forensik dan penyidik," ujar Dedi.

Baca Juga: Apa Itu Lie Detector dan Bagaimana Cara Kerja dan Fungsinya? Ini Penjelasannya

Sama halnya dengan hasil tes kebohongan Putri Candrawathi dan saksi Susi yang pemeriksaannya pada hari Selasa (6/9) juga tidak diungkapkan kepada publik karena hal itu menjadi kewenangan penyidik.

Terkait dengan hal itu, Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian menyatakan, selain karena kewenangan penyidik, ada kekhawatiran terjadi opini atau analisis yang liar dari masyarakat terhadap hasil tes kebohongan Putri Candrawathi dan Susi.

Baca Juga: Wafat di Usia 96 Tahun, di Mana Ratu Elizabeth II akan Dimakamkan?

"Saya melihat justru analisis liar dari media dan pengamat yang tidak paham teknis pascapelaksaaan uji poligraf,” kata Andi.amis (8/9).

Dikatakan oleh Andi bahwa seluruh fakta yang diperoleh penyidik seluruh bakal diungkapkan di persidangan.

Tes kebohongan juga dilakukan terhadap Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf pada hari Senin (5/9).

Baca Juga: Jelang Kualifikasi Piala AFC U20, Timnas Indonesia Mulai Latihan di Surabaya

Pemeriksaan tes kebohongan menggunakan alat polygraph milik Puslabfor Polri, produksi Amerika tahun 2019 memiliki tingkat akurasi 93 persen.

Hasil tes kebohongan terhadap Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf menunjukkan no deception indicated alias jujur.

Tes kebohongan atau lie detector ini untuk menguji tingkat kejujuran tersangka dalam memberikan keterangan guna melengkapi berkas perkara dan sebagai bukti petunjuk. **

sumber: ANTARA

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X