Total 63.225 Keluarga di Boyolali Terima BLT BBM

- Senin, 12 September 2022 | 14:31 WIB
Warga Desa Gubug, Cabean Kunti dan Genting, Kecamatan Cepogo antre pencairan BLT BBM. (SMSolo/dok)
Warga Desa Gubug, Cabean Kunti dan Genting, Kecamatan Cepogo antre pencairan BLT BBM. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Total 63.131 keluarga penerima manfaat (KPM) di Boyolali menerima bantuan lansung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM). Bantuan dibagi dalam dua tahap.

“Kelompok pertama sebanyak 37.131 KPM dan kelompok kedua sebanyak 26.094 KPM,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Boyolali, Budi Prasetyaningsih, Senin (12/9).

Menurutnya, kelompok pertama tak hanya menerima BLT BBM sebesar Rp 300 ribu. Namun, mereka juga mendapat bantuan pangan non tunai (BPNT) sebesar Rp 200 ribu. Saat ini penyalurannya masih berlangsung.

Baca Juga: Siap-siap! Mulai Hari Ini, 120.295 Warga Klaten Terima BLT BBM

Dia menjelaskan, saat penyaluran ada temuan KPM yang sudah meninggal dunia. Setelah dikoordinasikan dengan pihak Kantor Pos sebagai penyalur bantuan, maka BLT tetap bisa diambil. Asalkan, pengambil bantuan masih dalam satu kartu keluarga (KK).

Penerima juga menyertakan surat keterangan dari pemerintah desa setempat. Pertimbangannya, pihak keluarga KPM penerima tentu juga terdampak kenaikan BBM. Saat ini belum bisa dipastikan berapa banyak KPM penerima yang sudah meninggal dunia.

“Data KPM penerima kan diambil dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Nanti akan kita update lagi ke pusat. Karena terkadang, data sudah kami hapus, tapi di DTKS masih ada.”

Baca Juga: Hindari Bundaran Patung Kudang Monas, Ada Rencana Demo BBM. Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Ditambahkan, penyaluran BLT BBM kelompok pertama masih berlanjut. Khusus, kelompok disabilitas dan lansia renta akan difasilitasi secara door to door. Sebab, KPM tersebut tidak dimungkinkan datang ke lokasi pengambilan.

Selain itu, ada beberapa daerah, seperti di Kecamatan Banyudono yang terpaksa dijadwalkan ulang. Sebab jadwal pembagian BLT berbenturan dengan acara kecamatan, yakni Pengging Fair.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X