Komnas HAM Mendorong Ferdy Sambo Cs Dihukum Seberat-beratnya

- Selasa, 13 September 2022 | 12:02 WIB
Bharada E, Bripka RR dan Ferdy Sambo tersangka kasus kematian Brigadir J (dok)
Bharada E, Bripka RR dan Ferdy Sambo tersangka kasus kematian Brigadir J (dok)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan terus memantau proses persidangan kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J).

Komnas HAM juga mendorong agar para tersangka Ferdy Sambo bersama rekan-rekannya mendapat vonis setimpal atau seberat-beratnya.

"Mungkin sebentar lagi ke pengadilan, kami berharap melalui prinsip-prinsip fair trial, majelis hakim bisa memberikan hukuman yang seberat-beratnya atau yang setimpal,’’ kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Senin (12/9/2022).

Baca Juga: Terima SPKT 7 Tersangka Obstruction Of Justice, Kejagung Siapkan 43 Jaksa

Komnas HAM percaya dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana yang dikenakan oleh penyidik. Penelusuran dan investigasi Komnas HAM, terbagi menjadi dua kesimpulan.

"Yang Pertama, telah terjadi extrajudicial killing yang dilakukan saudara FS (Ferdy Sambo) terhadap almarhum Brigadir Yosua," ujar Ahmad Taufan, dilansir PMJ News.

"Yang kedua, kesimpulan yang kami sangat yakin telah terjadi secara sistematik obstruction of justice yang sekarang sedang ditangani oleh penyidik maupun timsus Mabes Polri," tegas dia.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka Muktamar Muhammadiyah di Solo

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, yakni Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripda Ricky Wizal, Kuat Ma'ruf dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawati.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X