102 Juta Data Bocor Yang Dijual di Situs Gelap Diduga Dari Kemensos

- Rabu, 14 September 2022 | 20:55 WIB
Ratusan juta data bocor yang dijual di situs gelap diduga dari Kemensos. (lustrasi Pixabay)
Ratusan juta data bocor yang dijual di situs gelap diduga dari Kemensos. (lustrasi Pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com – Sekitar 102 juta lebih data masyarakat Indonesia diduga bocor dan dijual di situs gelap Breached.to, pada Rabu (14/9/2022).

Ada dugaan, data yang dijual di situs gelar itu berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Penjualan data diunggah akun bernama sspX dengan judul “Indonesia Citizenship Database From Ministry of Social Affairs Republic Indonesia," dalam keterangan, postingan diunggah Selasa (13/9/2022) pukul 07.20 WIB.

Baca Juga: Bjorka Disebut Hanya Membeli Data dan Bukan Pembobolnya. Dan yang Menjual Komplain!

File data warga yang diduga berasal dari Kemensos itu berisikan 85 GB data, dengan total 102. 533.211 data yang diperoleh pada September 2022.

Peretas juga memberikan keterangan data yang diunggah meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, tempat tanggal lahir, usia dan jenis kelamin.

Baca Juga: Hacker Bjorka telah Teridentifikasi BIN dan Polri. Siapa Dia, Ini kata Mahfud MD

Seperti dilansir dari PMJ News, unggahan itu juga dilengkapi sejumlah sampel data yang bocor, seperti foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan foto Kartu Keluarga (KK).

Platform investigasi peretasan Dark Tracer melalui akun Twitternya juga menginformasikan kebocoran data Kemensos tersebut.

Baca Juga: HADUUUH!!! 1,3 Miliar Data SIM Card Bocor, Tanggung Jawab Siapa?

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X