Haram, Pendakian ke Puncak Merbabu Lewat Timboa! Ini Alasannya

- Jumat, 16 September 2022 | 14:57 WIB
Spanduk larangan pendakian ke puncak Merbabu dipasang di daerah Timboa, Gladagsari, Boyolali, karena merupakan jalur illegal. (SMSolo/dok)
Spanduk larangan pendakian ke puncak Merbabu dipasang di daerah Timboa, Gladagsari, Boyolali, karena merupakan jalur illegal. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) menggelar sosialisasi kepada warga Dukuh Timboa, Desa Ngadirojo, Kecamatan Gladagsari, Boyolali.

Sosialisasi itu berkait larangan pendakian ke puncak Gunung Merbabu lewat jalur Timboa. Sebab, kawasan itu menyimpan keanekaragaman hayati dan banyak situs cagar budaya.

“Timboa adalah jalur pendakian illegal,” ujar Kepala BTNGMb, Junita Parjanti, Jumat (16/9/2022).

Baca Juga: Antisipasi Kebakaran di Gunung Merbabu, BTNGMb Buat Sekat Bakar

Kendati diharamkan, masih banyak ditemukan pendaki yang nekat naik melalui jalur ilegal tersebut.

“Bagi mereka yang nekat mendaki lewat sana (Timboa), akan dilakukan pemanggilan dan pembinaan, hingga (terberat) diberikan sanksi tegas,” tandas dia.

Dia menjelaskan, sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada warga setempat. Intinya, Timboa bukan jalur resmi pendakian Gunung Merbabu.

Masyarakat diminta untuk mawas dan tidak melakukan pendampingan terhadap pendaki yang berangkat dari jalur tersebut.

Baca Juga: Wow... Ternyata Ada Situs Purbakala di Puncak Gunung Merbabu

“Kami lakukan sosialisasi pada masyarakat lokal, serta kami jelaskan aturan hukumnya. Kami juga koordinasi dengan Forkopimcam dan Pemdes setempat,” jelas Junita Parjanti.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X