Kapolda Bantah Ledakan di Asrama Brimob Solo Baru Berupa Bom. Lalu apa?

- Minggu, 25 September 2022 | 21:58 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberi keterangan kepada media di Mapolsek Grogol, Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) malam. (SMSolk/Susilo Wibowo)
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberi keterangan kepada media di Mapolsek Grogol, Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) malam. (SMSolk/Susilo Wibowo)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi membantah ledakan di Asrama Brimob Solo Baru berupa bom.

Orang pertama di jajaran Polda Jawa Tengah itu juga memastikan bahwa ledakan yang terjadi di Asrama Brimob Solo Baru, bukan teror.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda saat memberikan keterangan pers di Mapolsek Grogol, Sukoharjo, Minggu (25/9) malam.

Baca Juga: Asrama Polisi di Solo Baru Meledak, Satu Polisi Terluka!

“Jadi memang benar ada ledakan, tetapi itu bukan di asrama polisi, tetapi di pekarangan kosong. Dekat rumah salah satu anggota,” jelas Kapolda.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan ditemukan bubuk hitam bahan petasan sebanyak dua kantong plastik seberat 10 ons.

Dari hasil penelusuran, lanjut Kapolda, barang teraebut merupakan barang pesanan online dari Indramayu, Jabar.

Baca Juga: Tumbangkan Curacao, Rangking Timnas Indonesia Naik Tiga Peringkat

“Paketan itu benar dari Indramayu yang dikirim pada 22 April 2021 oleh CB Mandiri. Dan sebagai penerimanya adalah A warga Klaten,” ujar Kapolda.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pospenas IX 2022 Solo Ditutup dengan Bersholawat

Sabtu, 26 November 2022 | 17:45 WIB
X