Ferdy Sambo Cs Segera Disidang, Fadil: Sudah Terjadwal

- Rabu, 28 September 2022 | 19:09 WIB
Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana menyatakan berkas perkara pembunuhan berencana dan obstruction of justice dalam kasus Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo telah lengkap (P21).  (www.kejaksaan.go.id)
Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana menyatakan berkas perkara pembunuhan berencana dan obstruction of justice dalam kasus Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo telah lengkap (P21). (www.kejaksaan.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com – Para tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J akan segera disidangkan.

Dalam kasus dugaan pembunuhan berencana itu ada lima tersangka, yakni Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer dan Kuat Ma’ruf.

Berkas perkara pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo cs itu telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Brigadir J Masuki Babak Baru, Kejagung Nyatakan Berkas Ferdy Sambo Cs Lengkap

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung, Fadil Zumhana menginformasikan, dengan status P21 maka para tersangka akan segera menjalani persidangan.

"Persyaratan formil dan materiil telah terpenuhi sebagaimana ditentukan di dalam KUHAP Pasal 138 dan Pasal 139," kata Fadil Zumhana seperti dikutip laman Kejagung, Rabu (28/9/2022).

Sebelumnya, berkas kelima tersangka sempat dikembalikan oleh Kejagung untuk dilengkapi Polri. Setelah dilengkapi lagi, pada penyerahan kali berkas sudah dinyatakan lengkap.

Baca Juga: Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK jadi Pembela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi?

Dalam waktu dekat, Ferdy Sambo Cs akan menjalani sidang kasus pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.

“Tahap 2 sudah terjadwal, saya sudah perintahkan kepada direktur untuk pelaksaan tahap 2 tidak boleh terlalu jauh dari ditetapkannya P21. Kenapa? Karena KUHAP menganut asas peradilan cepat sederhana dan berbiaya ringan,” jelas Fadil Zumhana.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pospenas IX 2022 Solo Ditutup dengan Bersholawat

Sabtu, 26 November 2022 | 17:45 WIB
X