Mengenang Sejarah Kelam 30 September 1965 atau G30S PKI

- Jumat, 30 September 2022 | 06:15 WIB
Monumen Lubang Buaya tempat dimana terjadinya pembantaian 7 Jenderal TNI yang dilakukan PKI dengan sebutan G30S nya (Instagram @yudiadiputra)
Monumen Lubang Buaya tempat dimana terjadinya pembantaian 7 Jenderal TNI yang dilakukan PKI dengan sebutan G30S nya (Instagram @yudiadiputra)

suaramerdeka-solo.com - Tanggal 30 September menjadi hari yang sangat kelam bagi sejarah bagi Bangsa Indonesia.

Ya, setiap tanggal 30 September di Indonesia setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Peringatan G30S/PKI atau Gerakan 30 September.

Pada 30 September 1965, terjadi pemberontakan yang dilakukan PKI dengan menculik dan membunuh tujuh perwira TNI Angkatan Darat.

Baca Juga: Mbak You Pernah Meramal Hubungan Rizky Billar dan Lesti Kejora? Ini Ramalannya

G30S merupakan gerakan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Sukarno dan mengubah Indonesia menjadi negara komunis.

Gerakan ini dipimpin oleh DN Aidit yang saat itu merupakan ketua dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

Baca Juga: Tim Pincang Bakal Diserbu Kekuatan Penuh Spurs. Berikut Prediksi Line Up Arsenal vs Tottenham

Petinggi TNI AD yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut adalah Letjen Ahmad Yani, Mayjen Raden Soeprapto, Mayjen Mas Tirtodarmo Haryono, Mayjen Siswondo Parman, Brigjen Donald Isaac Panjaitan, Brigjen Sutoyo Siswodiharjo, Lettu Pierre Andreas Tendean.

Ketujuhnya petinggi TNI AD itu disiksa, dibunuh kemudian dimasukkan dalam sumur Lubang Buaya.

Mereka kemudian dianugerahi gelar pahlawan revolusi dan pahlawan nasional, serta mendapatkan kenaikan pangkat anumerta.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lord Rangga Sunda Empire Meninggal di Brebes

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:30 WIB
X