Begini Kronologis Tragedi di Stadion Kanjuruhan dari Aremania yang Selamat

- Senin, 3 Oktober 2022 | 09:05 WIB
Penggunaan gas air mata di Stadion Kanjuruhan yang diduga menjadi pemicu terjadinya korban meninggal. (Foto: Gorajuara.com/dok: Klik Lubuklinggau)
Penggunaan gas air mata di Stadion Kanjuruhan yang diduga menjadi pemicu terjadinya korban meninggal. (Foto: Gorajuara.com/dok: Klik Lubuklinggau)

Baca Juga: Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan, Data Mana yang Benar?

Tidak lama kemudian, Aremania berhamburan dan dia menduga ada anjing polisi yang dilepas untuk membubarkan massa. Tapi ternyata tidak, malah beberapa tindakan kekerasan kepada mereka.

"Dan kemudian disusul suara tembakan di arah selatan dan terlihat ada kepulasan asap, ternyata itu gas air mata dan mengarah ke tribun 6. Ke arah tribun bukan ke arah kerumunan yang di lapangan padahal tribun tidak ada kericuhan sama sekali," lanjutnya.

Baca Juga: Penggunaan Gas Air Mata di Kanjuruhan Dituding jadi Penyebab Suporter Tewas, Ini Kata Kapolda Jatim

Akiabt kejadian ini, akun ini keluar bersama temannya dan saling berdesakan karena pintu stadion yang kecil hanya bisa dilewati 2-4 orang saja.

Padahal penonton sudah menumpuk di pintu keluar dan memilih bertahan dulu agar tidak terjadi penumpukan parah. Dan akhirnya dengan penuh perjuangan, @BaithuLR berhasil keluar bersama temannya.

Baca Juga: Ini Kronologis Kerusuhan Berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang versi Polisi

Dan tidak lama berselang sudah ada kerucuhan di pintu 3 dan banyak yang jatuh, saling desak-desakan ingin keluar karena ada tembakan gas air mata.

"Di sini saya bersama Aremania lainnya menolong yang pingsan dan dan saling tindih tetapi kesulitan karena panik dan saling dorong ingin keluar. Pintu keluar terhalang yang saling tindih dan pingsan."

Baca Juga: Kapolri Sebut Korban meninggal tragedi Kanjuruhan berjumlah 125 orang

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X