Tragedi Kanjuruhan Malang, 28 Anggota Polri Diperiksa Terkait Kode Etik

- Senin, 3 Oktober 2022 | 21:08 WIB
Tragedi Kanjuruhan, olri periksa 28 anggotanya dan naikkan status ke tahap penyidikan. (Tangkapan Layar)
Tragedi Kanjuruhan, olri periksa 28 anggotanya dan naikkan status ke tahap penyidikan. (Tangkapan Layar)

MALANG, suaramerdeka-solo.com - Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang naik ke tahap penyidikan.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo di Kabupaten Malang, Senin, mengatakan keputusan menaikkan status menjadi penyidikan tersebut dilakukan setelah tim melakukan gelar perkara.

"Dari hasil gelar perkara, meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. Tim juga akan bekerja secara maraton," kata Dedi.

Baca Juga: Buntut Tragedi Berdarah di Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

Menurut Dedi, tim Polri melakukan pemeriksaan terkait penerapan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang mati dan Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan luka berat terhadap 20 orang saksi.

"Tim hari ini melakukan pemeriksaan terkait penerapan Pasal 359 dan 360 KUHP dengan melakukan pemeriksaan 20 orang saksi. Dari hasil pemeriksaan tersebut, tim melakukan gelar perkara," katanya.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Kanjuruhan, Malang Renggut Nyawa 33 Anak anak

Selain itu, lanjutnya, polisi juga melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik anggota Polri terhadap 28 orang personel.

Saat ini, pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik tersebut masih dilakukan hingga Senin malam.

"Untuk penetapan seseorang sebagai tersangka akan melalui mekanisme gelar perkara," tambah Dedi.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:35 WIB
X