Tragedi Kanjuruhan, Arema Dilarang jadi Tuan Rumah dan Dijatuhi Dendar Rp 250 Juta

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:05 WIB
Ketua Komisi Disiplin PSSI, Erwin Tobing, saat membaca sanksi Arema FC. (Ahnaf Lentera Jagad)
Ketua Komisi Disiplin PSSI, Erwin Tobing, saat membaca sanksi Arema FC. (Ahnaf Lentera Jagad)

MALANG, suaramerdeka-solo.com - Tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang berujung sanksi bagi Arema FC dari Komite Displin PSSI.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menyebabkan 125 orang meninggal dunia.

Ketua Komite Disiplin PSSI Erwin Tobing dalam jumpa pers di Kota Malang, Selasa, mengatakan ada kesalahan dan kelalaian dari Badan Pelaksana atau klub Arema FC pada pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Polisi. Tiga Oknum Anggota Polresta dan Seorang Prajurit TNI Diduga Curi Kabel Telkom

Al hasil, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari Malang.

Keputusan tersebut merujuk pada Pasal 69 Ayat 1, Ayat 2 dan Ayat 3 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018.

Baca Juga: Suami Istri Muda Tewas di Hotel. Gara-gara Obat Kuat Saat Bulan Madu?

"Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan dengan jarak minimal 250 kilometer dari home base hingga akhir musim kompetisi 2022-2023," jelas Erwin.

Menurutnya, selain sanksi dilarang untuk menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola, Arema FC juga diberikan sanksi denda sebesar Rp250 juta.

Baca Juga: Kejari Sukoharjo Tahan Perusak Benteng Keraton Kartasura

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pospenas IX 2022 Solo Ditutup dengan Bersholawat

Sabtu, 26 November 2022 | 17:45 WIB
X