Kecamatan Ngemplak, Boyolali Jadi Percontohan Integrated Farming

- Jumat, 30 Juli 2021 | 14:53 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo secara simbolis menanam bibit pisang Kepok Tanjung saat kunjungan ke Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak.(SMSolo/Joko Murdowo)
Mentan Syahrul Yasin Limpo secara simbolis menanam bibit pisang Kepok Tanjung saat kunjungan ke Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak.(SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kecamatan Ngemplak, Boyolali jadi wilayah percontohan Integrated Farming atau korporasi pertanian. Sistem pertanian tersebut masyarakat aktif mengolah pertanian dari hulu hingga hilir.

"Ini akan semakin memperkuat posisi petani,” ujar Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo seusai kunjungan kerja di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Jumat (30/7).

Dalam kesempatan tersebut, Mentan juga membagikan sejumlah bantuan kepada perwakilan petani. Antara lain, bantuan mesin pertanian, aneka benih atau bibit tanaman serta asuransi pertanian.

Baca Juga: Terkendala NIK, Vaksinasi Covid-19 bagi Narapidana di Klaten

Turut menyambut kedatangan Mentan sejumlah pejabat. Antara lain, Wakil Bupati Boyolali, Wahyu Irawan; Kepala Dispertan Boyolali, Bambang Jiyanto; anggota DPRD, kelompok tani serta jajaran terkait lainnya.

Lebih lanjut, Mentan menjelaskan, dengan korporasi, maka pertanian tak melulu harus dilakukan dalam lahan yang luas. Meski di lahan sempit, petani tetap dapat bertanam yang disesuaikan dengan luas lahan yang ada.

“Kalau lahan sempit, maka cocok untuk usaha tanaman sayuran.”

Baca Juga: Awas, Kriminalitas! Ditawari Pekerjaan, Motor Malah Dibawa Kabur

Selanjutnya, hasil sayuran yang ada diutamakan untuk memasok warung yang ada lingkup sekitar.

Melalui korporasi, maka hasil di tingkat hulu diolah menjadi aneka produk untuk memberi nilai tambah. Misal, bertanam kelapa maka ada hasil akhir nata de coco atau minyak kelapa. Produk kedelai tak hanya dijual sebagai bahan mentah.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

2.136 Siswa Jadi Sasaran Serbuan Vaksinasi Kodim Klaten

Jumat, 10 September 2021 | 20:12 WIB
X