Tiga Anggota TNI Diperiksa Terkait Pembunuhan ASN Semarang

- Rabu, 12 Oktober 2022 | 22:15 WIB
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar bersama rimbongan LPSK ketika mendatangi TKP lokasi penemuan jenazah saksi korupsi di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis, 29 September 2022. /Dok Istimewa/
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar bersama rimbongan LPSK ketika mendatangi TKP lokasi penemuan jenazah saksi korupsi di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis, 29 September 2022. /Dok Istimewa/

YOGYAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Kasus pembunuhan ASN Pemkot Semarang yang jasadnya ditemukan terbakar dan tidak utuh di kawasan Pantai Marina Semarang, hingga saat ini masih belum temui titik terang pelakunya.

Di satu sisi, tiga prajurit TNI diperiksa terkait dengan kasus tersebut. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut tiga anggotanya sedang menjalani pemeriksaan terkait tewasnya ASN Pemkot Semarang Iwan Budi Prasetyo yang jasadnya terbakar di kawasan Marina Semarang pada 8 September 2022.

Baca Juga: Nekat! Kapten Kapal Terjun ke Laut, setelah Kepergok Selundupkan 20 Kg Sabu

"Kami memeriksa tiga (anggota TNI) sejauh ini. Dari polisi militer. Saya agak lupa (inisialnya) tetapi memang kebetulan tiga orang," kata Andika Perkasa di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Rabu.

Menurut Andika, pemeriksaan terhadap tiga prajurit itu berdasarkan informasi dari penyidikan Polda Jawa Tengah sejak 2 hari setelah penemuan mayat ASN tersebut.

Baca Juga: Dicecar 38 Pertanyaan, Akhirnya Rizky Billar Ditetapkan Jadi Tersangka

"Kami belum menyimpulkan ke situ. Kami sebut persons of interest atau mereka-mereka yang kami ingin dalami," kata dia.

Karena belum berstatus tersangka, menurut Andika, terhadap ketiga anggotanya itu belum dilakukan penahanan.

"Belum kami tingkatkan sebagai tersangka, masih penyelidikan dan statusnya masih sebagai saksi," ujarnya.

Baca Juga: Info Lalu Lintas Solo: Lajur Sepeda Motor dan Mobil Dipisah

Ia mengakui pemeriksaan tidak mudah karena ada upaya penyangkalan oleh tiga anggotanya terkait dengan dugaan keterlibatan dalam kasus itu.

"Kami sekarang sedang melakukan proses terus. Memang tidak semudah itu karena ada saja denial (penyangkalan) atau jawaban-jawaban yang kemudian membuat seolah-olah tidak terlibat. Akan tetapi, kami tidak begitu saja menyerah karena kami yakin Polda juga punya bukti-bukti awal yang cukup pokoknya kami terus mengawal," katanya dilansir dari Antara.

Baca Juga: Iwan Budi, Jasad yang Terbakar di Pantai Marina Disebut sebagai Saksi Kunci Kasus Korupsi

Karena alibi tiga anggotanya terkait dengan kasus itu disebutkan cukup kuat, dia berharap memperoleh informasi tambahan dari masyarakat.

Jenderal Andika berjanji bakal terus mengawal serta memastikan proses hukum berlanjut hingga tuntas.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X