Waspada! Covid-19 di Indonesia Kembali Naik, Tercatat ada 12 Kasus Varian XBB

- Kamis, 10 November 2022 | 11:55 WIB
Pemerintah mengkonfirmasi ada 12 kasus Covid-19 varian XBB di Indonesia seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19. jenis ini dinilai cepat menular. (Foto: tempo.co/PMJ News) (SMSolo/ist)
Pemerintah mengkonfirmasi ada 12 kasus Covid-19 varian XBB di Indonesia seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19. jenis ini dinilai cepat menular. (Foto: tempo.co/PMJ News) (SMSolo/ist)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Pemerintah mengupdate perkembangan kasus Covid-19 di tanah air.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, tercatat ada 12 kasus Covid-19 varian XBB di Indonesia. Kuat dugaan, munculnya kasus itu terkait dengan kenaikan kasus Covid-19.

Dalam kurun satu minggu terakhir terjadi kenaikan kasus Covid-19 di 30 provinsi di Indonesia (data per 8 Nobember). Pada level nasional, selama empat hari terakhir juga terjadi peningkatan kasus sekitar 4.700-4.900 kasus.

Baca Juga: Ini Arti dan Makna Logo Hari Pahlawan 2022

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Muhammad Syahril mengatakan, Indonesia belum bisa dikatakan aman dari pandemi Covid-19. Mengingat, mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi.

"varian XBB lebih cepat menular, kita harus waspada dan selalu proteksi diri,'' ujar dr. Syahril dilansir dari laman kemkes.

Baca Juga: Cerita dan Mitos Gerhana Bulan dari Belahan Dunia

Karena itu masyarakat diminta tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker baik di dalam maupun di luar ruangan, menghindari kerumunan dan mencuci tangan pakai masker.

Serta melakukan tes apabila mengalami tanda dan gejala Covid-19. Selain itu juga menyegerakan vaksinasi booster untuk meningkatkan proteksi.

Masyarakat juga diminta untuk memanfaatkan akses telemedisin Isolasi Mandiri (Isoman) Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Perundungan Siswi SMAN 1 Sumberlawang Melebar, Orang Tua Lapor ke Polres Sragen

Melalui layanan ini masyarakat yang positif Covid-19 mendapatkan layanan konsultasi gratis dan layanan obat gratis .

''Tentunya selama melakukan tes di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan,'' jelas dr. Syahril.

Baca Juga: Miroslav Klose, Pemegang Rekor Top Scorer Piala Dunia. Apakah di Qatar 2022 Terpatahkan?

Sementara itu berdasarkan data kumulatif per 9 November 2022 tercatat ada 6.537.907 konfirmasi atau naik 6.186 dari dat asebelumnya. Kasus sembuh sebanyak 6.335.158 atau naik 3.198.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X