BMKG Pastikan Kondisi Aman, BNPB Izinkan Pengungsi Cianjur Pulang

- Senin, 28 November 2022 | 16:58 WIB
Polwan menghibur pengungsi gempa Cianjur  (Humas Polri )
Polwan menghibur pengungsi gempa Cianjur (Humas Polri )

CIANJUR, suaramerdeka-solo.com – Setelah sepekan tinggal di pengungsian, korban gempa Cianjur yang rumahnya rusak ringan dan sedang, diperbolehkan pulang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengizinkan pengungsi korban gempa Cianjur meninggalkan tenda pengungsian dan kembali ke rumah masing-masing.

Menurut Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, keputusan itu diambil setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi aman dan masyarakat bisa kembali ke rumahnya.

Baca Juga: Ratusan Pengungsi Korban Gempa Cianjur Mendapat Bantuan Kemanusiaan di Posko Bantuan BIN

"BMKG menginformasinya sudah tidak ada gempa besar, walaupun ada gempa susulan sudah tidak membahayakan. Namun sekarang pengungsi masih takut,’’ kata Suharyanto melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (28/11/2022).

Dia memakklumi ketakutan yang dirasakan warga pasca gempa berkekuatan magnitude 5,6 yang terjadi 21 November 2022 lalu, yang menewaskan lebih dari 300 orang.

‘’Mudah-mudahan minggu depan mereka sudah yakin (berani kembali ke rumahnya). Bila pengungsi kembali, mereka bisa sambil memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil di rumahnya," ujar Suharyanto.

Baca Juga: Jenazah Ayah dan Anak di Cijedil Ditemukan, Korban Gempa Cianjur Jadi 323 Orang

Bagi warga yang rumahnya rusak berat akan ilakukan pendataan agar bisa segera dibangun. Untuk wilayah yang tidak boleh dibangun rumah tinggal kembali, pemerintah sudah mendapatkan lahan relokasi seluas dua hektare di Desa Sirnagalih, Cilaku, Cianjur.

"Ini pun oleh Kementerian PUPR akan segera dimatangkan lahannya, mudah-mudahan dalam minggu-minggu depan sudah mulai dibangun," tuturnya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X