Letusan Gunung Semeru Picu Tsunami di Jepang? Ini Kata Daryono BMKG

- Minggu, 4 Desember 2022 | 21:33 WIB
Letusan Gunung Semeru di Jatim disebutkan memicu terjadinya tsunami di Jepang, berikut faktanya menurut Daryono BMKG. (foto PVMBG)
Letusan Gunung Semeru di Jatim disebutkan memicu terjadinya tsunami di Jepang, berikut faktanya menurut Daryono BMKG. (foto PVMBG)

suaramerdeka-solo.com - Erupsi Gunung Semeru yang mengeluarkan letusan awan Panas Guguran (APG) disebut-sebut memicu terjadinya tsunami di Jepang.

Kabar tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Terkait dengan hal itu, Kabid Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono memberikan penjelasan.

Melalui akun twitternya @daryonoBKMG menanggapi perihal isu tersebut.

Baca Juga: Bus Wisata Masuk Jurang di Magetan, Tujuh Orang Tewas

"Teman2 media bantulah kami menenankan saudara kita yg sedang berduka dan takut. Cermati sumber yg benar, kasihan saudara kita di pesisir," tulis Daryono.

Dalam cuitan tersebut, Daryono menyertakan kabar dari NHK yang berbahasa jepang dan sudah diterjemahkan. Intinya NHK menyebutkan, Letugas berskala besar di Indonesia "Tidak ada dampak tsunami di Jepang" Badan Meteorologi Jepang.

Baca Juga: Luncuran Awan Panas Guguran Gunung Semeru Sejauh 19 Kilometer

"NHK bilang tdk ada yg dikhawatirkan, aman, tapi sebagian wartawan Indonesia yg membuat berita seolah ada ancaman tsunami,Jadi ini adalah salah paham," kata Daryono menanggapi netizen.

Setelah mengunggah hal itu, Daryono juga kembali meluruskan apa yang dicuitkannya.

Baca Juga: Belanda Tantang Argentina di Perempat Final. Ini Sejarah Pertemuan Belanda vs Argentina di Ajang Piala Dunia

"Saya mengunggah laman NHK yg sudah diterjemahkan itu sebagai bukti bahwa tdk ada apa apa yg patut dikhawatirkan. Ini buat klarifikasi bbrpa media indonesia yg menulis seolah ada sesuatu yg akan terjadi, maka saya minta pada media kita cermati sumber aslinya jg membuat kita takut," ujar Daryono. **

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Setahun PMI Wonogiri Menghimpun 12.000 Ampul Darah

Kamis, 9 Februari 2023 | 17:10 WIB
X