Bupati Bangkalan dan Lima Pejabat Ditahan KPK, Kasus Apa?

- Jumat, 9 Desember 2022 | 12:30 WIB
Bupati Bangkalan R Abdul Latief Imron ditahan KPK dalam kasus dugaan lelang jabatan. (instagram.com/@ra.latifamin)
Bupati Bangkalan R Abdul Latief Imron ditahan KPK dalam kasus dugaan lelang jabatan. (instagram.com/@ra.latifamin)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron (Ralai) ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai 7 Desember 2022.

Bersama bupati, KPK juga menahan lima tersangka lainnya. Yakni Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Kabupaten Bangkalan Agus Eka Leandy (AEL), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bangkalan Wildan Yulianto (WY).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan Achmad Mustaqim (AM), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangkalan Hosin Jamili (HJ), dan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangkalan Salman Hidayat (SH).

Baca Juga: Ini Harapan Jokowi Usai Kaesang Siraman dan Segera Jalani Ijab Kabul

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, enam tersangka ditahan dalam kasus dugaan suap lelang jabatan di Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

"Terkait kebutuhan proses penyidikan, tim penyidik menahan para tersangka masing-masing selama 20 hari ke depan terhitung mulai 7 Desember 2022 sampai dengan 26 Desember 2022," kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis dini hari.

Baca Juga: De Ja Vu! Kroasia Gundah! Ternyata Ini Wasit Inggris yang Pimpin Laga Kroasia vs Brasil. Siapa Dia?

Menurt Firli, tim penyidik memanggil secara patut kepada para tersangka itu untuk hadir di Gedung Polda Jatim, Rabu (7/12) untuk diperiksa sebagai tersangka.

Usai pemeriksaan, selanjutnya tim penyidik melakukan upaya paksa penangkapan terhadap enam tersangka itu.

Baca Juga: 8 Ribu Porsi Makanan Dibagikan di Sriwedari dan Ngarsapura, Saat Kirab Pernikahan Kaesang-Erina

"Penangkapan ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan dan mempercepat proses Penyidikan serta penyelesaian perkara. Berikutnya, para tersangka dibawa ke Jakarta dan menuju ke Gedung Merah Putih KPK guna dilakukan pemeriksaan lanjutan," ujar Firli.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X