Jelang Natal dan Tahun Baru, PBNU Imbau Masyarakat Tingkatkan Sikap Toleransi

- Jumat, 23 Desember 2022 | 18:49 WIB
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrur Rozi (dok PBNU)
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrur Rozi (dok PBNU)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrur Rozi menilai, situasi keamanan menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 relatif aman dari tindak radikalisme.

Ketua PBNU yang akrab disapa Gus Fahrur meyakini, sikap toleransi sangat penting dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

PBNU akan aktif dalam mengampanyekan sikap toleransi antarumat beragama demi menciptakan Indonesia yang lebih aman.

Baca Juga: Waspada! Periode Natal dan Tahun Baru, BMKG Perkirakan Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Lebat, Termasuk Jateng

“Kita menjalankan agama masing-masing dengan baik, tetapi jangan terlalu berlebihan sehingga bisa mengganggu kepercayaan orang lain. Dalam perayaan Natal ini, justru umat Muslim harus menghargai dan mendukung umat Nasrani yang merayakan Natal,” kata Gus Fahrur.

Dia mengungkapkan, jelang natal dan tahun baru (Nataru), PBNU akan ikut terlibat menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bentuk pencegahan kemungkinan adanya tindak intoleransi yang didasarkan atas radikalisme.

Menurutnya, radikalisme lahir dari adanya pemahaman yang salah dan tidak lengkap mengenai agama, akibat disampaikan secara sepotong-sepotong.

Baca Juga: Pastikan Natal Aman, Polres Klaten Sterilisasi 183 Gereja

Dia menambahkan, moderasi beragama harus dimulai dari sikap adil. Setiap umat beragama harus memberikan ruang bagi setiap perbedaan pendapat dan tafsir bagi umat seagama maupun berbeda agama.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi berupaya keras dalam merawat kerukunan antarumat beragama agar keutuhan bangsa tetap terjaga, termasuk melalui program moderasi beragama.**

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X